Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas atom putri (46,2kg) World Boxing Council (WBC) Camila Zamorano dan Perla Perez lolos penimbangan berat untuk duel mereka di San Luis Potosi, Meksiko, Minggu (23/8) WIB.
"Zamorano memiliki berat 46,5kg, sedangkan Perez mencatatkan berat 45,3kg sehingga keduanya siap naik ring untuk menguasai divisi 102 pon," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.
Sejak tahun 2024, WBC memberlakukan serangkaian aturan yang mempertimbangkan proses biologis wanita, salah satunya yang terpenting adalah toleransi satu pon pada penimbangan resmi.
Alasan aturan ini diberlakukan di semua pertandingan tinju afiliasi WBC putri dan kejuaraan dunia adalah karena secara biologis hormon memainkan peran yang sangat penting pada wanita karena membantu mengatur proses tubuh mulai dari detak jantung, siklus tidur, metabolisme, nafsu makan, pertumbuhan, perkembangan, suhu tubuh, dan emosi.
Pertarungan tersebut menjadi kesempatan bagi Zamorano untuk kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu petinju muda yang tengah mendapat perhatian di Meksiko. Usianya yang masih 18 tahun membuat laga ini juga menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai juara dunia.
Pada usianya yang baru 18 tahun, Zamorano telah menjadi salah satu prospek muda paling cemerlang di tinju wanita Meksiko. Ia mencetak sejarah dengan merebut sabuk juara dunia kelas atom putri WBC. Pencapaian tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta muda yang memiliki masa depan cerah di dunia tinju profesional.
Karier Zamorano sejauh ini menarik perhatian karena perpaduan antara bakat, disiplin, dan kedewasaannya saat berada di dalam ring. Meski masih muda, ia mampu tampil percaya diri dan menjaga konsistensi dalam setiap pertarungan yang dijalaninya.
Baca juga: Juarez naik ring hadapi Valle untuk pertahanan gelar WBC
Zamorano dikenal sebagai salah satu petinju wanita paling menjanjikan di divisi atomweight. Dengan gaya bertarung agresif namun disiplin, juara Meksiko itu berhasil merebut sabuk juara dunia WBC dan terus menunjukkan perkembangan signifikan di setiap pertarungan.
Kini, Zamorano yang tak terkalahkan dengan 14 kemenangan, termasuk satu kemenangan knockout (KO), akan menghadapi Perla Perez dalam duel sesama petinju Meksiko.
Perez akan memasuki pertarungan dengan tekad untuk membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk menggulingkan sang juara.
Petinju berpengalaman itu memiliki motivasi besar karena kemenangan atas Zamorano dapat menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Dengan rekor sembilan kemenangan (satu KO), sembilan kekalahan, dan satu hasil imbang, Perez berambisi mengukir namanya di antara para juara dunia WBC.
Pertarungan di San Luis Potosi juga akan menjadi panggung penting bagi Perez untuk membuktikan bahwa rekornya tidak sepenuhnya mencerminkan kemampuan yang dimilikinya. Pengalaman bertanding yang lebih panjang dapat menjadi salah satu modal untuk menghadapi Zamorano yang sedang berada dalam momentum positif.
WBC menyatakan pertarungan ini akan mempertemukan dua petinju Meksiko dengan gaya yang sangat berbeda, tetapi dengan tujuan yang sama, yaitu meninggalkan ring dengan sabuk hijau dan emas WBC.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026