Tangerang, Banten (ANTARA) - XPENG Indonesia membawa ekosistem teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) ke ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan menampilkan robot humanoid Next-Gen IRON hingga kendaraan terbang XPENG X2.

Dalam pameran yang berlangsung pada 30 Juli-9 Agustus 2026 di ICE BSD City, XPENG juga menghadirkan konsep mobilitas generasi berikutnya XPENG GX serta mobil sport pintar The Next P7 yang melengkapi ekosistem Physical AI perusahaan.

CEO Erajaya Active Lifestyle Djohan Sutanto mengatakan bahwa di GIIAS kali ini perusahaan mengusung tema “Physical AI for All”, mencerminkan penerapan teknologi kecerdasan buatan yang tidak hanya hadir pada kendaraan listrik pintar, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem mobilitas masa depan yang lebih terhubung, aman, dan mudah diakses.

Baca juga: Xpeng luncurkan SUV GX dengan harga mulai Rp727 juta

Baca juga: Xpeng sedang dalam pembicaraan untuk beli pabrik Volkswagen di Eropa

XPENG XP7 yang dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). (ANTARA/Pamela Sakina)
XPENG GX yang dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). (ANTARA/Pamela Sakina)

“Kami ingin memperlihatkan bagaimana teknologi berbasis kecerdasan buatan tidak hanya diterapkan pada kendaraan listrik pintar, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem mobilitas masa depan yang lebih terhubung, aman, dan mudah diakses. Ke depan, kami akan terus memperluas jaringan, memperkuat layanan, serta menghadirkan berbagai inovasi global XPENG bagi konsumen di Indonesia,” ujar Djohan melalui rilis pers, Jumat.

Menurut perusahaan, kehadiran GX, The Next P7, Next-Gen IRON, dan XPENG X2 merepresentasikan Physical AI Ecosystem yang menghubungkan kendaraan pintar, robotika, mobilitas otonom, dan kendaraan terbang dalam satu ekosistem.

The Next P7 menjadi model pertama di dunia yang mengadopsi Visual Language Action (VLA) dan Visual Language Model (VLM) dengan pemrosesan langsung di dalam kendaraan. Mobil ini memiliki kemampuan komputasi hingga 2.250 TOPS, didukung sistem kelistrikan 800V dengan baterai 5C, suspensi udara dual-chamber, kaliper rem Brembo, serta mampu berakselerasi 0-100 km/jam sekitar tiga detik, klaim perusahaan.

XPENG New X9 yang dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). (ANTARA/Pamela Sakina)

Selain menampilkan ekosistem AI, XPENG juga memperkenalkan New X9 sebagai MPV premium andalannya di Indonesia dengan pembaruan pada desain, kenyamanan, performa, dan teknologi berkendara.

MPV tersebut dibangun di atas platform 800V Silicon Carbide dengan baterai 5C yang memungkinkan pengisian daya 10-80 persen sekitar 12 menit dan jarak tempuh hingga 715 kilometer berdasarkan standar NEDC untuk varian Long Range.

XPENG G6 yang dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). (ANTARA/Pamela Sakina)

XPENG turut melengkapi jajaran produknya melalui peluncuran G6 Pro All-Wheel Drive (AWD). SUV listrik premium ini menggunakan platform 800V Silicon Carbide, motor listrik ganda bertenaga maksimum 358 kW dengan torsi 660 Nm, mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,13 detik, serta menawarkan jarak tempuh hingga 575 kilometer (NEDC).

Selama GIIAS 2026, XPENG juga menghadirkan program penjualan khusus untuk pembelian G6 Pro dan New X9 sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Xpeng tarik 33.473 unit X9 akibat gangguan suspensi udara

Baca juga: Xpeng memenangkan dua perkara pencemaran nama baik di China

Baca juga: Xpeng G6 AWD hadir dengan motor ganda, tawarkan peningkatan performa

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

  • Tags
  • xpeng
  • giias 2026
  • xpeng x2