Pekerja memilah sampah untuk didaur ulang di Rumah Pemulihan Material (RPM) Waste4Change, Bekasi, Jawa Barat, (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Perusahaan investasi yang fokus pada bisnis dengan potensi pertumbuhan tinggi di Asia Tenggara, ACV Capital meraih ESG Award of Distinction dari Singapore Venture & Private Capital Association (SVCA) atas investasi di Waste4Change. Penghargaan ini diberikan berdasarkan peran ACV Capital sebagai investor dalam mendukung Waste4Change memperluas bisnis pengelolaan sampah dan pemulihan sumber daya di Indonesia.
ACV Capital mencatat pada 2025, Waste4Change mengumpulkan 38,62 juta kilogram material dan memulihkan 9,14 juta kilogram material. Berdasarkan perhitungan menggunakan kalkulator emisi dari Institute for Global Environmental Strategies (IGES), kegiatan pengelolaan sampah dan pemulihan sumber daya tersebut diperkirakan mengurangi emisi sekitar 16.922 ton karbon dioksida ekuivalen.
Waste4Change memiliki 22.834 titik pengumpulan dan 387 mitra, termasuk 313 mitra dari sektor informal. Sepanjang 2025, perusahaan juga menjangkau 6.429 orang melalui berbagai kegiatan masyarakat, sementara kampanye edukasi digital menjangkau lebih dari 8 juta akun.
ACV Capital pertama kali berinvestasi di Waste4Change pada 2019 untuk mendukung pengembangan bisnis serta perluasan layanan pengelolaan sampah dan pemulihan sumber daya di Indonesia. Managing Partner ACV Capital Helen Wong mengatakan bisnis yang dibangun Waste4Change menjawab salah satu tantangan lingkungan terbesar di Indonesia sekaligus menciptakan nilai lingkungan dan ekonomi yang terukur.
"Sejak awal, kami di ACV Capital melihat potensi model bisnis ini untuk berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan sampah yang lebih efisien di Indonesia," kata Wong dalam pernyataannya, Jumat (2/10/2026).
Wong menambahkan ACV Capital melihat bisnis Waste4Change berpotensi menciptakan dampak yang lebih luas, tidak terbatas pada pengelolaan sampah. "Hal ini menunjukkan bagaimana private capital dan bisnis yang kuat dapat mendorong penggunaan sumber daya yang lebih efisien dan ekonomi yang lebih berkelanjutan," tambahnya.
CEO SVCA Sharon Lim mengatakan dalam penilaian ESG Award of Distinction, ACV Capital menunjukkan data yang jelas dan terukur mengenai pencapaian Waste4Change sejak investasi dilakukan. Lim menambahkan di tengah tantangan lingkungan seperti situasi kabut asap, upaya keberlanjutan menjadi semakin penting.
"Kondisi ini juga menunjukkan perlunya peningkatan standar lingkungan, sosial, dan tata kelola," kata Lim.