Wamen Stella sebut AI bisa dorong Indonesia menuju posisi strategis
Senin, 21 September 2026 11:33 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie berbicara di forum International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia di Jakarta, Jumat (18/9/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyatakan akal imitasi (AI) berpotensi membawa Indonesia menuju perubahan yang menentukan posisi strategis, mulai dari data, energi, infrastruktur, talenta, hingga kemampuan manusia memahami konteks.
"Indonesia punya peluang besar, kita punya infrastruktur, kebijakan, dan talenta. Indonesia memiliki energi terbarukan yang luar biasa besar. Kita bisa menang dan maju kalau kita memikirkannya bersama," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Ia menyoroti perkembangan AI yang dapat menghasilkan dampak besar seiring dengan perkembangan secara eksponensial.
Oleh karena itu, ia menilai, perkembangan AI perlu dipahami bukan hanya dari kemampuan teknologi, akan tetapi juga perubahan yang ditimbulkan terhadap cara manusia bekerja, mengambil keputusan, dan membangun kepercayaan.
Ia menilai perkembangan AI perlu direspons dengan kemampuan Indonesia membaca posisi dan menentukan ruang yang dapat dikembangkan sesuai dengan kekuatan nasional, di mana AI ditopang oleh tiga komponen utama, yaitu computing power, data, dan algoritma.
Dalam konteks tersebut, ia menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari sisi data.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamen Stella: AI dapat mendorong Indonesia menuju posisi strategis
Pewarta : Sean Filo Muhamad
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.