Wali Kota Magelang ingatkan warga waspada kebakaran permukiman padat

Jumat, 2 Oktober 2026 17:08 WIB

Image Print

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyerahkan bantuan kepada warga Kota Magelang. ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga lebih waspada terhadap risiko kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

"Warga diminta memastikan kompor, listrik, dan peralatan rumah tangga lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat," katanya dalam keterangan di Magelang, Jumat.

Ia menyampaikan permintaan itu menyusul cuaca panas yang diprediksi akan berlangsung cukup lama ditambah dengan kepadatan bangunan dan aktivitas rumah tangga yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

"Keluar rumah itu harus dipastikan semua lampu dimatikan, kompor listrik, kompor gas, air, semua harus dipastikan aman," katanya setelah menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Wates RT007/RW 002, Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara.

Ia mengatakan sebagian kebakaran di lingkungan permukiman terjadi akibat kelalaian manusia.

Oleh karena itu, pencegahan tidak hanya dilakukan melalui kesiapan peralatan pemadam, tetapi juga kebiasaan warga dalam menggunakan listrik dan peralatan rumah tangga.

Ia mencontohkan penggunaan kabel listrik yang tidak standar, terlalu banyak colokan pada satu sumber listrik, hingga kebiasaan merokok sambil tertidur.

Kondisi tersebut, ujar dia, dapat memicu panas berlebih dan berujung kebakaran.

"Jangan sampai kita teledor atau lengah. Apalagi ini musim panas sudah cukup lama, sehingga masyarakat perlu waspada," katanya.

Ia meminta lurah, camat, pendamping pemerintah, serta unsur masyarakat ikut menyampaikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran. Sosialisasi akan dilakukan melalui lingkungan RT dan RW serta pos-pos keamanan di permukiman.

Menurut dia, peralatan pemadam seperti alat pemadam api ringan (APAR) saja tidak cukup. Kesiapsiagaan warga juga perlu diperhatikan agar kebakaran dapat dicegah atau ditangani sejak awal.

"Secara peralatan oke, tapi kesiapsiagaan juga harus oke," katanya.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.