Lampung Barat (ANTARA) - Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin menegaskan pentingnya penguatan tata kelola pendidikan berbasis data untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah melalui Bimbingan Teknis Diseminasi Kebijakan bagi Kepala Sekolah dan Operator Sekolah Tahun Anggaran 2026.
"Kualitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun daerah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kualitas pendidikan dan karakter generasi penerus,” katanya dikonfirmasi di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Senin.
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program dan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.
Menurut dia, kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin satuan pendidikan yang bertanggung jawab mengelola sekolah, meningkatkan mutu pembelajaran, membina tenaga pendidik, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berkarakter.
Selain itu, kata dia, operator sekolah menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pendidikan berbasis teknologi dan data karena berbagai program pendidikan, mulai dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), hingga asesmen sasional bergantung pada validitas dan akurasi data.
“Operator sekolah bukan hanya tenaga administrasi, melainkan bagian penting dalam mendukung keberhasilan sistem pendidikan nasional maupun daerah,” ujarnya.
Dirinya menilai kegiatan diseminasi kebijakan tersebut menjadi sarana meningkatkan pemahaman, memperkuat koordinasi, serta menyamakan persepsi terhadap berbagai kebijakan pendidikan terbaru.
Dengan adanya bimbingan teknis (bimtek) tersebut, Mad Hasnurin berharap seluruh kepala sekolah dan operator sekolah dapat meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi, serta menerapkan hasil bimtek di satuan pendidikan masing-masing.
“Dengan demikian, pengelolaan pendidikan di Lampung Barat dapat berjalan lebih efektif, profesional, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Dia juga mengingatkan bahwa tantangan dunia pendidikan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi.
Oleh karena itu, kepala sekolah dituntut menjadi pemimpin yang visioner dan inovatif, sedangkan operator sekolah harus mampu mengikuti perkembangan sistem digital pendidikan.
Di samping peningkatan kualitas akademik, ujarnya, pendidikan karakter juga harus menjadi perhatian utama agar peserta didik tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, dan kepedulian sosial.
Ia mengajak seluruh peserta mengikuti bimtek secara serius karena keberhasilan pembangunan pendidikan membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh pihak, terutama kepala sekolah dan operator sebagai ujung tombak pelayanan pendidikan di lapangan.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM0 Kabupaten Lampung Barat Alam Sandaran Wujud mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dengan satuan pendidikan guna mewujudkan tata kelola pendidikan yang akuntabel berbasis data.
Peserta juga diharapkan memahami berbagai ketentuan, khususnya terkait literasi, sehingga mampu menerapkan sekaligus menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan sekolah.
Dalam pelaksanaan bimtek tersebut, BKPSDM Kabupaten Lampung Barat menggandeng BKPSDM Provinsi Lampung sebagai narasumber guna memperkuat pemahaman peserta terhadap kebijakan dan pengelolaan pendidikan berbasis data.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.