Madura Raya (ANTARA) - Wakil Bupati Bangkalan, Jawa Timur Fauzan Ja'far meminta petugas medis di semua puskesmas di wilayah itu melakukan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) jemput bola dengan cara datang ke desa-desa di wilayah kerja masing-masing.

"Terobosan CKG jemput bola ini penting untuk memaksimalkan pelaksanaan program di Bangkalan ini," katanya saat menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Mutu serta Pendampingan dan Pemantauan CKG di Kecamatan Blega, Bangkalan, Rabu.

Menurut Wabup, inovasi pelayanan seperti itu juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pelaksanaan Panca Dharma Satya Kabupaten Bangkalan, khususnya poin keempat, yakni "Bangkalan Melayani"

Seluruh ASN yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, harus menjalankan tugas secara maksimal.

"Tentu saja, pelayanan tidak hanya berkaitan dengan kualitas layanan, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan pengalaman pelayanan yang baik dan humanis," katanya.

Wabup Fauzan Ja'far menyebut Puskesmas Blega merupakan puskesmas terbesar di antara 22 puskesmas yang ada di Kabupaten Bangkalan. Dengan kondisi tersebut, Puskesmas Blega juga menjadi salah satu tempat rujukan bagi masyarakat dari kecamatan di sekitarnya.

Wabup menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat, khususnya dalam melakukan sosialisasi program kesehatan.

Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi yang baik akan membantu pemerintah menemukan solusi ketika terdapat kendala dalam pelaksanaan pelayanan di lapangan.

"Kerja sama dengan institusi yang memiliki jaringan hingga di tingkat desa, seperti TNI dan Polri juga harus dilakukan agar program baik pemerintah CKG ini bisa berjalan maksimal sesuai harapan," katanya.

Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.