Grobogan -

Jagat media sosial dihebohkan oleh video pernikahan 'Sultan' di Dusun Larangan, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Bagaimana tidak, pengantin pria memboyong deretan seserahan dan mahar fantastis senilai miliaran rupiah, yang salah satunya berupa alat berat jenis ekskavator.

Aksi tak biasa ini viral usai diunggah oleh berbagai akun media sosial, salah satunya @undercover.id. Dalam rekaman video yang beredar, tampak alat berat serta sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua diangkut menggunakan truk towing menuju lokasi pernikahan.

Warga sekitar bahkan turut membantu mengatur lalu lintas saat iring-iringan seserahan bernilai fantastis tersebut tiba di tenda pernikahan. Pernikahan megah yang berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) ini menyatukan pasangan Rico Putra Roberto Syah (23 tahun) dan Laella Nur Fadhilah (20 tahun).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Rincian Mahar Mencapai Rp 2 Miliar

Penampakan mahar alat berat dan sejumlah kendaraan terparkir di halaman sisi timur rumah mempelai wanita wilayah Dusun Larangan, Ketro, Karangrayung, Grobogan, Senin (10/8/2026).Penampakan mahar alat berat dan sejumlah kendaraan terparkir di halaman sisi timur rumah mempelai wanita wilayah Dusun Larangan, Ketro, Karangrayung, Grobogan, Senin (10/8/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng.

Saat ditemui detikJateng, di kediaman mempelai wanita pada Senin (10/8/2026), Rico membenarkan bahwa deretan kendaraan yang terparkir rapi di halaman rumah istrinya merupakan mahar dan seserahan yang ia siapkan secara khusus. Jika ditotal secara keseluruhan beserta barang seserahan lainnya seperti perabotan mebeler dan alat elektronik (mesin cuci hingga kulkas), nilai mahar tersebut menembus angka Rp2 miliar.

"Kalau alat berat sama mobil dan motor ini sekitar Rp 1,5 (miliar) sama yang lain-lain total Rp 2 (miliar)," ujar Rico kepada wartawan.

Rico merinci barang-barang mewah yang dijadikan mahar pernikahan mereka, satu unit alat berat Ekskavator XE60GA, sekitar Rp 400 Juta, satu unit mobil GWM Tank, sekitar Rp 700-800 Juta, satu unit mobil Honda Brio: sekitar Rp 220 Juta, satu unit sepeda motor off-road Yamaha YZ, Rp 108 Juta, dan satu unit skuter Vespa Primavera seharga Rp 65 Juta.

Ada uang tunai sejumlah Rp 2 juta sekian yang disesuaikan dengan angka tanggal pernikahan mereka. Menariknya, dua unit mobil yang terparkir menggunakan plat nomor kostum temporer bertuliskan K 121 CO dan K 333 LA.

"Itu bukan pelat asli, simbolis saja. GWM biar seperti terbaca Rico dan Brio seperti terbaca Ela," ungkap pemuda asal Karangrejo, Grobogan tersebut sembari tersenyum.

Alasan Pilih Ekskavator: Beda dari yang Lain dan Bernilai Investasi

Rico Putra Roberto Syah (23) mengemudikan alat berat yang diberikan sebagai mahar kepada istrinya, Senin (10/8/2026).Rico Putra Roberto Syah (23) mengemudikan alat berat yang diberikan sebagai mahar kepada istrinya, Senin (10/8/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng.

Pilihan mahar berupa alat berat tentu sangat tak biasa. Pria yang berprofesi sebagai pengusaha jasa kontraktor alat berat ini mengaku sengaja ingin memberikan sesuatu yang beda dan memiliki nilai guna jangka panjang bagi istrinya.

"Seperti yang kita tahu ya, kalau mobil itu kan sudah biasa ya. Makanya saya mencoba sesuatu yang belum ada lah (memberi mahar alat berat). Terus kan usaha saya juga di bidang-bidang itu alat berat sewa, rental kayak gitu, makanya sekalian buat mahar," jelas Rico.

Ia menegaskan bahwa mahar tersebut murni atas inisiatif pribadinya, bukan permintaan dari sang istri. Bagi Rico, mahar mewah ini adalah bentuk kesiapan serta simbol komitmen dirinya sebagai seorang suami.

"Mahar ini sebagai simbol menghargai dan mampu menghidupinya, sebagai tanda rasa kasih sayang," tegasnya.

Nantinya, empat unit kendaraan roda dua dan empat akan digunakan untuk menunjang aktivitas transportasi pribadi sehari-hari. Sementara untuk unit ekskavator, Rico berniat mengelolanya sebagai aset produktif untuk sang istri.

"Kalau untuk kendaraan pasti dibuat pribadi. Ekskavator itu disewakan, pendapatan itu buat istri nanti," tambah Rico.

Kaget Viral hingga Sikapi Nyinyiran Netizen

Mengenai respons masyarakat dan netizen yang riuh membicarakan pernikahannya, Rico mengaku kaget karena tak menyangka momen bahagianya akan seviral ini di internet.

"Terus terang kaget pertama. Awalnya enggak nyangka kalau viral sampai kayak gini," aku Rico.

Ia juga tak menampik adanya komentar-komentar miring dari warganet. Namun, Rico memilih untuk santai dan tidak ambil pusing karena fokus utamanya adalah membahagiakan sang istri dengan niat yang tulus.

"Biasalah kayak gitu, pasti ada lah orang yang nggak senang, tapi nggak usah ditanggapi lah. Niat tulus untuk istri. Harapan untuk keluarga nanti saya ke depan agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah," tutupnya.

(gaf/eny)