Liputan6.com, Jakarta - Empat remaja yang masih duduk di bangku SMP terekam sedang berboncengan empat menggunakan sepeda motor matik di Jalan WR Supratman, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin sore, 21 September 2026, sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam video yang beredar, terlihat dua siswa berseragam SMP putih-biru berdiri di masing-masing pijakan kaki atau step motor. Sementara kaki lainnya disandarkan di jok penumpang. Keduanya juga saling berpelukan untuk menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh.

Satu penumpang lainnya terlihat dibonceng di bagian depan, sementara seorang remaja lain mengendarai sepeda motor tersebut.

Aksi itu dinilai membahayakan keselamatan para pelajar. Polsek Ciputat Timur kemudian membuat video imbauan agar aksi serupa tidak ditiru karena berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Panggil Orang Tua

Viral Aksi Boceng 4 Pelajar SMP, Berujung Pembinaan

Perbesar

Empat remaja yang masih duduk di bangku SMP terekam sedang berboncengan empat menggunakan sepeda motor matik di Jalan WR Supratman, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. (Foto: Tangkapan Layar Sosmed)

Polisi juga telah memanggil para siswa bersama orang tua masing-masing. Mereka kemudian diberikan edukasi dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

"Kami juga meminta kepada para orang tuanya agar tidak memberikan motor kepada anak-anaknya. Kami imbau para orang tua untuk memberikan pengawasan dan bimbingan," ujar Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang AS, Selasa (21/9/2026).

Kepada petugas, salah satu siswa mengaku membonceng tiga temannya karena sepeda motor yang digunakan kehabisan bensin. Ia kemudian membawa ketiga temannya ke SPBU untuk membeli bensin sebelum kembali mengantarkan mereka.

"Menurut pengakuan anak inisial MD yang bawa motor, dia bonceng tiga orang temannya dengan alasan bensinnya habis dan dia mau ke SPBU," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6