Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:13 WIB
Jakarta, VIVA – Perseteruan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memanas setelah rekaman video call yang memperlihatkan Ruben tengah berkomunikasi dengan seorang pria menjadi sorotan publik.
Baca Juga
Beredarnya rekaman tersebut turut memicu reaksi dari kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, yang mengingatkan adanya potensi konsekuensi hukum terkait perekaman dan penyebaran komunikasi pribadi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minola menyoroti tindakan merekam percakapan privat tanpa izin, terlebih jika hasilnya kemudian disebarluaskan kepada masyarakat. Ia menilai tindakan tersebut dapat menimbulkan persoalan hukum bagi pihak yang terlibat.
Baca Juga
"Tindakan merekam percakapan via telp/WA call dan Zoom tanpa izin adalah perbuatan MELAWAN HUKUM," tulis Minola Sebayang, dikutip Minggu (11/10/2026).
Peringatan Minola tak berhenti pada persoalan perekaman. Ia juga menyinggung risiko hukum bagi pihak yang turut menyebarkan rekaman komunikasi pribadi tersebut kepada publik.
Baca Juga
Menurutnya, tindakan merekam, menyimpan, hingga mendistribusikan komunikasi privat tanpa hak dapat berujung pada ancaman pidana. Minola mengaitkan pernyataannya dengan ketentuan yang disebutnya tercantum dalam KUHP baru.
"Pasal 258-259 KUHP Baru: Setiap orang yang secara melawan hukum mendengarkan, merekam, atau menyimpan komunikasi privat via telepon/WA call/Zoom tanpa hak bisa dipidana sampai 10 tahun penjara. Yang menyebarkan hasil rekaman juga bisa kena pidana yang sama," terangnya.
Minola Ingatkan Risiko Fitnah dan Pencemaran Nama Baik
Selain menyoroti dugaan pelanggaran privasi, Minola turut mengingatkan potensi masalah hukum apabila informasi yang beredar melalui rekaman tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya.
Ia menilai penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memunculkan persoalan baru, termasuk dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.
"APALAGI YANG BELUM PASTI KEBENARANNYA bisa tambah kena pasal Fitnah dan pencemaran nama baik," tegasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pernyataan tersebut muncul di tengah polemik Ruben Onsu dan Sarwendah yang kembali menjadi perhatian setelah keduanya menyampaikan pernyataan masing-masing melalui media sosial.
Sebelumnya, Ruben sempat menyinggung dugaan adanya pihak yang membayar buzzer untuk menyerang dirinya. Di sisi lain, Sarwendah mengaku menjadi sasaran berbagai tuduhan dan menyatakan bakal membuka bukti-bukti yang dimilikinya untuk meluruskan persoalan.
Halaman Selanjutnya
Perseteruan Berlangsung di Tengah Gugatan Hak Asuh Anak