Liputan6.com, Kupang - Bagi masyarakat di daerah, akses menuju perguruan tinggi tidak selalu ditentukan oleh pilihan program studi. Jarak tempat tinggal dengan pusat layanan pendidikan, ketersediaan fasilitas, serta kemudahan memperoleh informasi akademik juga dapat menjadi pertimbangan ketika seseorang ingin melanjutkan pendidikan. Kehadiran layanan pendidikan yang lebih dekat dengan lingkungan masyarakat menjadi salah satu cara untuk membuka kesempatan studi bagi calon mahasiswa di wilayah yang memiliki tantangan akses.
Salah satu upaya tersebut dilakukan Universitas Terbuka (UT) Kupang bersama Sentra Layanan UT (SALUT) Niki-Niki melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan tiga sekolah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (25/9/2026).
Kerja sama melibatkan SMAN 1 Amanuban Tengah yang diwakili Kepala Sekolah Ebenhaizer H. Kase, S.Pd., M.Pd.; SMKS Kristen Niki-Niki yang diwakili Kepala Sekolah Muti Nakamnanu, S.Pd.; serta SMA Swasta Stella Maris Niki-Niki yang diwakili Kepala Sekolah Fransiskus Rivandi Koa, S.Fil. Dari UT Kupang, kegiatan dihadiri Direktur Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., bersama jajaran staf operasional dan pelayanan.
Kerja sama tersebut mencakup dukungan rekrutmen mahasiswa baru, proses pembelajaran, pemanfaatan fasilitas sekolah mitra, serta pelibatan siswa dalam berbagai kegiatan kampus. Dengan cakupan itu, kolaborasi tidak hanya diarahkan untuk mengenalkan pilihan pendidikan tinggi kepada siswa, tetapi juga menghadirkan dukungan akademik yang lebih dekat bagi mahasiswa UT di wilayah TTS.
Kepala SMAN 1 Amanuban Tengah Ebenhaizer H. Kase menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai sinergi antarlembaga pendidikan dapat membantu membangun kesinambungan antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi.
“Sekolah kami telah melakukan banyak PKS sejalan dengan arahan Gubernur NTT untuk terus mendorong sinergi pendidikan. Kami tentu mendukung penuh kerja sama ini agar para lulusan sekolah menengah memiliki kepastian dan kemudahan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi,” ujar Ebenhaizer.
UT Kupang Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Lokal
Dari sisi UT Kupang, kerja sama dengan sekolah mitra diarahkan untuk memperkuat akses pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Niki-Niki dan sekitarnya.
“Tujuan utama dari PKS ini adalah meningkatkan kualitas SDM lokal sekaligus mendorong pertumbuhan jumlah mahasiswa di Niki-Niki dan sekitarnya,” ungkap Dr. Albert.
Penguatan kerja sama tersebut juga melanjutkan peran SALUT Niki-Niki dalam mendukung layanan UT di TTS. Saat ini, SALUT Niki-Niki melayani 324 mahasiswa aktif. Jejaring pendidikannya pun telah terbentuk sejak lama. Pada periode 2005–2019, SALUT Niki-Niki tercatat telah bermitra dengan delapan sekolah di Kabupaten TTS.