Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:26 WIB
Jakarta, VIVA – Sahabat dr Richard Lee, Ustaz Derry Sulaiman memberikan pesan khusus untuk kasus yang menjerat sang konten kreator itu dengan dokter kecantikan Samira Farahnaz atau Doktif.
Baca Juga
Diketahui, dr Richard Lee dilaporkan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan dan Perlindungan Konsumen. Doktif menyebut ada produk dari Klinik Athena yang tidak memiliki izin edar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat ini kasus tersebut sudah masuk ke proses persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang.
Baca Juga
Melihat hal tersebut, Ustaz Derry Sulaiman berharap agar kasus yang dihadapi dr Richard segera selesai.
"Ya, harapanku ya masalah-masalah ini yang masih bisa diselesaikan dengan cara musyawarah, selesaikanlah dengan musyawarah," kata Ustaz Derry, dikutip Rabu (21/10/2026).
Baca Juga
Ia juga menyinggung soal kasus tersebut yang langsung dilaporkan ke polisi tanpa ada musyawarah terlebih dahulu.
"Jangan dikit-dikit lapor, dikit-dikit ke masalah. Ini kan membuang waktu banyak. Jadi menurut aku ya, mudah-mudahan kasusnya cepat selesai diputus. Kalau bersalah ya dihukum, kalau enggak ya dibebaskan," sambungnya.
Sebelumnya, dr Richard Lee mengajukan penangguhan penahanan pada 15 Oktober 2026 lalu.
Doktif mengaku memiliki perasaan campur aduk setelah mendengar keputusan tersebut. Di satu sisi, ia mengaku kecewa, tetapi di sisi lain merasa iba setelah mengetahui kondisi Richard selama menjalani penahanan.
Menurut Doktif, perubahan fisik Richard yang terlihat semakin kurus serta kabar mengenai kesulitannya makan dan tidur membuat dirinya merasa prihatin.
Meski demikian, ia menilai perkara yang sedang berjalan tetap harus diproses hingga tuntas sesuai ketentuan hukum.
"Jujur ya dari lubuk hati yang paling dalam. Kalau kecewa ada. Tapi kalau melihat kondisinya dia yang Doktif emang pernah lihat sendiri dan yang terbaru juga Doktif lihat di medsos ya, kondisinya memang cukup memprihatinkan tapi bukan mengkhawatirkan," ujar Doktif yang dikutip dari tayangan YouTube pada Sabtu (17/10/26).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bagi Doktif, kondisi Richard selama berada di tahanan menjadi alasan dirinya lebih mengedepankan rasa kemanusiaan. Ia menyebut dokter kecantikan tersebut terlihat mengalami penurunan berat badan dan kesulitan memenuhi kebutuhan istirahat.
"Jadi memang kurus, tidak bisa makan, susah kesulitan makan, susah juga untuk tidur. Nah, di sini dokter sebagai seorang dokter yang juga punya rasa iba ya, Doktif lebih merasa kasihan dibanding dengan kekecewaan itu sendiri," lanjutnya.
Halaman Selanjutnya
Meski merasa prihatin, Doktif tetap menekankan bahwa keputusan penangguhan penahanan tidak berarti Richard terbebas dari persoalan hukum.