Bagikan:

JAKARTA - Komando Pusat Amerika Serikat (US CENTCOM) mengumumkan pembentukan gugus tugas drone serang multidomain dan multinasional untuk pertama kalinya, dalam pengumuman di situsnya Hari Kamis.

Unit yang diberi nama Task Force Falcon Strike ini akan menggunakan drone serang sekali jalan (one-way attack drones), yang mencakup sistem nirawak dari udara, permukaan laut, dan bawah laut, serta dioperasikan oleh staf pendukung militer dari Amerika Serikat dan mitra regional.

Peluncuran Falcon Strike dilakukan sembilan bulan setelah CENTCOM membentuk Task Force Scorpion Strike, skuadron drone serang sekali jalan khusus milik militer AS di Timur Tengah.

Scorpion Strike dengan cepat mencapai tonggak sejarah operasional yang penting, termasuk peluncuran drone serang udara pertama dari kapal perang Angkatan Laut AS pada bulan Desember lalu.

Skuadron ini juga menggunakan sistem udara nirawak sekali jalan dalam Operasi Epic Fury serta dalam serangan terhadap fasilitas pelabuhan Iran pada Bulan Juli menggunakan kapal serang nirawak di laut.

"Task Force Falcon Strike akan mengembangkan keberhasilan Scorpion Strike, mengingat inovasi luar biasa yang terjadi di kalangan sekutu dan mitra regional kami," ujar Komandan US CENTOCOM Laksamana Brad Cooper dalam situs US CENTCOM seperti dikutip (14/8).

"Mengintegrasikan dan mengerahkan kemampuan baru kami secara bersama-sama akan membantu kami mewujudkan dengan cepat berbagai kemungkinan baru yang ada di depan mata," lanjutnya.

Lebih jauh pernyataan itu menyebutkan, US CENTCOM telah memulai proses konsultasi dan undangan resmi kepada mitra-mitra regional.

Seiring bergabungnya mitra-mitra regional secara resmi, Task Force Falcon Strike akan memperluas kemampuan drone serang di seluruh Timur Tengah menjadi kekuatan penangkal multidomain dan multinasional yang terpadu.

"Militer Amerika Serikat memiliki banyak kemitraan yang kuat serta sahabat di kawasan ini," kata Laksamana Cooper.

BACA JUGA:


"Kami menjadi lebih kuat secara kolektif ketika kami mengintegrasikan dan mengerahkan kemampuan baru secara bersama-sama," tandasnya.

Personel dari Komando Operasi Khusus Pusat AS (SOCCENT) - yang meluncurkan Scorpion Strike - akan memimpin staf Falcon Strike yang terdiri dari perwakilan AS dan negara-negara kawasan.

Berkedudukan di Pangkalan Angkatan Udara MacDill di Tampa, SOCCENT merencanakan dan melaksanakan operasi khusus di seluruh wilayah tanggung jawab CENTCOM yang mencakup 21 negara di Timur Tengah, Asia Tengah, dan Asia Selatan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+