Jakarta (ANTARA) - Grup musik UNGU menghadirkan lagu baru berjudul "Utara-Selatan" yang dirilis bertepatan dengan perayaan 30 tahun perjalanan bermusik grup tersebut.
Lagu “Utara-Selatan" mengangkat kisah dua insan yang masih saling mencintai, namun tidak lagi mampu berjalan ke arah yang sama.
"Kadang dua orang masih saling mencintai, tetapi hidup membawa mereka ke arah yang berbeda. 'Utara - Selatan' lahir dari perasaan ketika kita harus menerima bahwa melepaskan bukan berarti berhenti mencintai, melainkan memberi ruang agar masing-masing bisa melanjutkan perjalanan hidupnya" tutur Enda, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.
Melalui simbol arah mata angin yang berjauhan, utara dan selatan, lagu ini menggambarkan jarak emosional yang lahir dari perbedaan sudut pandang, prinsip, serta pilihan hidup yang semakin sulit dipersatukan.
Baca juga: Ungu hadirkan versi baru "Laguku" bersama Prinsa Mandagie
Dari sisi musik, "Utara-Selatan" hadir dengan nuansa yang membawa pendengar bernostalgia pada warna musik khas UNGU di era awal. Aransemen pop rock yang menjadi identitas band ini dipadukan dengan lirik yang sederhana namun emosional, membuat lagu ini terasa akrab sekaligus relevan.
Vokalis UNGU, Pasha mengatakan bahwa aransemen lagu ini akan membawa pendengar bernostalgia. Lewat lagu “Utara - Selatan” dinilainya seperti kembali ke warna musik UNGU.
“Dari aransemennya, ada nuansa yang mungkin akan mengingatkan mereka pada lagu-lagu UNGU di era awal. Kami berharap lagu ini bukan hanya menjadi obat rindu, tetapi juga bisa menemani siapa pun yang sedang menjalani cerita yang sama,” ujar Pasha.
Adapun perilisan lagu "Utara - Selatan" juga menjadi bagian dari perjalanan 30 tahun UNGU berkarya. Bersamaan dengan hadirnya single "Utara - Selatan", UNGU bersiap menyapa para penggemar melalui konser "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" yang dilaksanakan 30 Oktober 2026.
Lagu "Utara Selatan" sudah bisa didengarkan di seluruh platform layanan musik digital mulai 31 Juli 2026.
Baca juga: Pasha Ungu mengaku terima royalti musik dari LMKN sesuai aturan
Baca juga: Ungu ajak pengguna lagu di tempat umum patuh pada aturan royalti
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.