Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Universitas Jember (Unej) meluncurkan gerakan berbagi nasi bungkus untuk mahasiswa yang diresmikan oleh Wakil Rektor II bidang Keuangan dan Umum, Prof Sri Hernawati di halaman masjid Al Hikmah, kampus setempat, Jumat.

Diawali dengan doa bersama, Unej Berbagi yang merupakan sebuah gerakan sederhana, namun penuh makna. Kegiatan itu bertujuan membantu mahasiswa lebih siap mengikuti aktivitas perkuliahan, sekaligus aktif mengikuti beragam kegiatan kemahasiswaan.

“Sarapan penting, sebagai sumber energi agar tubuh tidak lemas dan siap beraktivitas. Dengan sarapan, mahasiswa dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi, sehingga mendukung produktivitas belajar,” kata guru besar Fakultas Kedokteran Gigi kampus tersebut.

Menurut dia, walau terlihat sederhana, gerakan berbagi tersebut penuh makna, karena jika mahasiswa sehat, aktif dan kreatif, mereka berpeluang meraih prestasi. Jika mahasiswa berprestasi, mereka diharapkan turut serta memberikan sumbangsih bagi lingkungan sekitarnya, sehingga secara tidak langsung Indonesia akan mendapatkan generasi muda yang mampu menjadi bagian dari Generasi Emas 2045.

“Memang berawal dari sarapan pagi, namun dampak positifnya banyak, termasuk membantu pemerintah mencapai tujuan SDGs mulai dari mengurangi kemiskinan, kelaparan, menuju kehidupan sehat, hingga mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Ia mengatakan Gerakan Unej Berbagi juga merekatkan kebersamaan sekaligus memupuk kepedulian sosial, karena dana yang digunakan untuk menyiapkan sarapan pagi berasal dari sumbangan para dosen dan tenaga kependidikan Unej, serta pihak lain yang peduli.

Rencananya gerakan berbagi nasi bungkus digelar setiap hari Senin dan Jumat pagi, sehingga bagi dermawan yang ingin menyumbang, dapat menghubungi Bagian Umum Kantor Pusat Unej.

“Hari ini ada lima ratus nasi bungkus yang kami sediakan, semoga selanjutnya makin banyak yang peduli, sehingga gerakan berbagi tersebut bisa istiqamah berjalan,” ujarnya.

Kegiatan itu dibantu sepenuhnya oleh mahasiswa yang tergabung dalam Takmir Masjid Al Hikmah dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Muslim, Taklim, dan Khidmah (Mustika) Unej.

Menurut M. Yusuf, salah satu pegiatnya, adanya gerakan Unej Berbagi selaras dengan kegiatan Jumat Berkah, yakni pembagian nasi bungkus yang digelar setiap usai shalat Jumat di masjid Al Hikmah.

“Biasanya kami menyediakan 100 hingga 150 nasi bungkus yang berasal dari kas masjid Al Hikmah untuk mahasiswa, dengan adanya gerakan Unej berbagi, cakupan penerimanya makin luas,” katanya.

Sementara mahasiswi Fakultas Keperawatan Unej, Nafi Ida Nuraini mengatakan biasanya untuk memenuhi makan sehari-hari dengan memasak sendiri, mengingat dirinya penerima fasilitas Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K).

"Alhamdulillah, dengan adanya sarapan pagi gratis bisa menghemat pengeluaran kami untuk makan, semoga kegiatan berbagi nasi bungkus dilaksanakan setiap hari," katanya.

Sejak pagi di halaman Masjid Al-Hikmah Unej terlihat ramai dengan mahasiswa yang tengah mengantre untuk mengambil nasi bungkus dan susu, bahkan beberapa mahasiswa memilih menikmati nasi bungkus tersebut di tempat, namun ada juga yang buru-buru melanjutkan langkah karena harus mengikuti jadwal kuliah pagi.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.