Undana berikan afirmasi UKT bagi mahasiswa terdampak gempa Flores

Kamis, 3 September 2026 13:12 WIB

Image Print

Rektor Undana Kupang Jefri S Bale. ANTARA/HO-Undana Kupang

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memberikan kebijakan afirmasi berupa pengurangan atau pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester bagi mahasiswa yang terdampak gempa bumi Flores.

Rektor Undana Kupang Jefri S Bale di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, mengatakan kebijakan tersebut bentuk kepedulian kampus untuk memastikan mahasiswa terdampak bencana tetap dapat melanjutkan pendidikan di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terganggu akibat bencana.

“Walaupun kami sebagai pimpinan juga sudah memikirkan bahwa harus dilakukan afirmasi, berupa peringanan atau keringanan biaya studi akademik bagi mahasiswa yang terdampak, dengan pengurangan atau pembebasan UKT selama satu semester,” kata dia.

Ia mengatakan kebijakan tersebut dapat dievaluasi untuk diperpanjang apabila kondisi mahasiswa masih membutuhkan waktu pemulihan.

Selain pembebasan atau pengurangan UKT, Undana memberikan pembebasan biaya wisuda bagi mahasiswa terdampak yang sedang mempersiapkan kelulusan.

Jefri menegaskan kebijakan afirmasi tersebut bagian dari komitmen Undana membantu civitas academica yang terdampak langsung maupun tidak langsung oleh bencana gempa Flores.

Mahasiswa terdampak yang berada di Kota Kupang dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pokok karena keluarganya di Flores tengah menjalani masa penanganan bencana juga diminta melapor ke Posko Undana.

“Kami punya kewajiban moral untuk membantu penanganan bencana yang sudah terjadi di Flores. Di hari pertama setelah gempa, kita langsung membuka posko untuk menerima donasi dan bantuan,” ujarnya.

Menurut Jefri, keterlibatan Undana dalam penanganan bencana tidak hanya melalui bantuan kemanusiaan dan pengerahan relawan, tetapi juga memastikan mahasiswa terdampak tetap memiliki akses terhadap pendidikan hingga proses pemulihan berlangsung.

Dengan kebijakan tersebut, Undana berupaya meringankan beban ekonomi mahasiswa dan keluarga penyintas sekaligus mencegah kondisi bencana menghambat keberlanjutan studi mahasiswa.

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.