Jakarta -
Umi Pipik ikut berbahagia menghadiri resepsi pernikahan Nathalie Holscher dan Arief Fadli (Aripat) yang digelar di Swasana Lippo Kuningan Grand Ballroom, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026). Kedekatannya dengan Nathalie membuat momen tersebut begitu emosional baginya.
Umi Pipik sempat menangis saat melihat Nathalie akhirnya menemukan pasangan hidup. Menurutnya, ia mengetahui perjalanan hidup Nathalie karena selama ini keduanya kerap berbagi cerita.
"Alhamdulillah saya ikut senang. Saya mendoakan buat dia. Melihat dia hari ini bahagia, saya sampai nangis. Semoga tidak ada kesedihan lagi, hari ini menjadi awal kebahagiaan selamanya," ujar Umi Pipik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, Nathalie pernah datang kepadanya di masa-masa sulit dan sejak itu hubungan mereka menjadi sangat dekat.
"Saya tahu perjalanan Nathalie karena dia sering cerita. Di saat dia terpuruk, dia datang ke saya. Ketika hari ini dia menemukan imamnya, semoga ini menjadi kebahagiaan dia selamanya dan suaminya bisa membimbing Nathalie," katanya.
Saat bertemu dengan mempelai pria, Umi Pipik mengaku hanya menyampaikan satu pesan sederhana.
"Saya cuma bilang ke suaminya, 'Titip adik saya. Disayangin, dibahagiain, dimuliain.' Itu saja," ungkapnya.
Di mata Umi Pipik, Nathalie merupakan sosok perempuan yang kuat dan mampu bangkit dari berbagai luka dalam hidupnya.
"Dia kuat. Dia bisa menyembuhkan lukanya dengan caranya sendiri. Saya hanya bisa mendukung selama itu dalam kebaikan," katanya.
Momen yang paling membekas baginya adalah ketika putra Nathalie, Adzam, menyampaikan pesan menyentuh untuk sang ibu dan ayah sambungnya.
"Yang bikin terharu ketika Adzam mengungkapkan perasaannya, berterima kasih kepada bundanya dan menitipkan pesan kepada ayah barunya untuk membahagiakan bunda. Mendengar kata-kata anak kecil seperti itu, saya langsung nangis," bebernya.
Menutup pesannya, Umi Pipik berharap pernikahan Nathalie dan Arief menjadi perjalanan rumah tangga terakhir yang penuh kebahagiaan.
"Semoga ini pelayaran terakhir. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, diberikan ketenangan, kebahagiaan, mawaddah warahmah. Menjadi sebaik-baik pakaian satu sama lain, langgeng sampai maut memisahkan. Pokoknya bahagia selalu," pungkasnya.
(fbr/wes)