Tentu ini memudahkan akses bagi putra-putri Kalimantan Selatan tidak perlu lagi ke pulau Jawa untuk menempuh pendidikan Profesi Psikolog,"

Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) membuka program Profesi Psikolog pertama di Kalimantan Selatan setelah mengantongi izin pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi melalui Surat Keputusan Nomor 924/B/O/2026 ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi.

"Tentu ini memudahkan akses bagi putra-putri Kalimantan Selatan tidak perlu lagi ke Pulau Jawa untuk menempuh pendidikan Profesi Psikolog," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Rabu.

Dia menyatakan dengan dibukanya Program Profesi Psikolog ini, ULM berharap dapat memperluas akses pendidikan profesi psikologi berkualitas di wilayah Kalimantan, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga psikolog profesional di tingkat regional maupun nasional.

Ketua Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ULM Dr. Silvia Kristanti, M.Psi.,Psikolog, menyampaikan Program Profesi Psikolog akan menerima mahasiswa angkatan pertama pada semester genap tahun akademik 2026/2027.

Silvia menyatakan, mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi (S.Psi) dapat melanjutkan studi ke Program Profesi Psikolog dan berhak menyandang gelar Psikolog setelah lulus. 

Masa studi Program Profesi Psikolog ini ditempuh selama 3 semester atau 1,5 tahun.

Program Studi Psikologi ULM menyediakan tiga jenjang pendidikan, yaitu Sarjana (S1), Profesi, dan Magister (S2), yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan preferensi mahasiswa. 

Silvia menjelaskan jika setelah yudisium S1 mahasiswa ingin memprioritaskan diri sebagai praktisi, tentu saja Program Profesi Psikolog menjadi pilihannya. 

Namun, jika mahasiswa memiliki preferensi ke arah ilmuwan psikologi, tentu Program Magister Psikologi yang lebih tepat.

Pewarta: Firman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.