Banda Aceh (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengirim sebanyak 40 mahasiswa Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Membangun Desa (KPM-UMD) ke Gampong Inggris Kota Sabang dalam rangka mendukung kemajuan sektor pariwisata di daerah itu.
“Pengiriman mahasiswa KPM-UMD gelombang kedua ini merupakan wujud komitmen UIN Ar Raniry melahirkan sumber daya manusia yang cakap berbahasa Inggris guna mendukung pengembangan daerah destinasi wisata nusantara dan mancanegara,” kata Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry, Prof Khairuddin di Sabang, Senin.
Ia menjelaskan mahasiswa KPM-UMD dari berbagai jurusan ilmu tersebut telah melewati seleksi dan mereka semua memiliki kemampuan bahasa ingris yang mumpuni untuk memberikan penguatan bahasa bagi masyarakat di Gampong Inggris Sabang.
“Seluruh peserta dari berbagai disiplin ilmu tersebut tidak hanya menguasai keahlian pada bidang studinya, tapi juga memiliki kemahiran dalam bahasa Inggris sehingga dilibatkan dalam peningkatan kapasitas masyarakat di Gampong Inggris Sabang,” katanya.
“Ini salah satu program prioritas UIN Ar-Raniry selama kepemimpinan Rektor Prof Mujiburrahman, dengan SDM yang ada diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Pemkot dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujarnya.
Khairuddin menambahkan, dalam program tersebut para mahasiswa akan terlibat langsung dalam menghadirkan beragam inovasi yang selaras dalam mendukung dan meningkatkan kunjungan wisata di gampong tersebut khususnya dan Sabang secara keseluruhan.
Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat (P2M) UIN Ar-Raniry, Dr Jarnawi menyebutkan sebanyak 40 peserta dinyatakan lulus untuk mengikuti program KPM-UMD Gampong Inggris di Sabang ditempatkan pada tiga gampong masing-masing Iboh, Kota Ateuh dan Balohan.
Sementara itu, Asisten II Setdakot Sabang, Rinaldi Syahputra menyampaikan apresiasi kepada UIN Ar-Raniry atas kepercayaan menjadikan Sabang sebagai lokasi pelaksanaan KPM-UMD Kampung Inggris.
Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.