London -
Theo Walcott terkesan dengan penampilan Christos Tzolis saat Arsenal menang melawan Coventry City. Gaya main Tzolis mengingatkan Walcott pada Alexis Sanchez.
Arsenal mengawali kiprah Liga Inggris musim ini dengan sangat meyakinkan. The Gunners menang 3-0 atas Coventry City di Emirates Stadium, Sabtu (22/8/2026). Tiga gol kemenangan tuan tumah lahir lewat Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard.
Rekrutan anyar Arsenal, Christos Tzolis, tampil menonjol di laga ini. Meski tak bikin gol dan assist, pergerakan pemain asal Yunani kerap kali menebar ancaman ke lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari WhoScored, Tzolis mencatatkan empat tembakan dengan dua mengarah ke gawang. Ia juga bisa menciptakan tiga umpan kunci di laga ini.
Tzolis tak butuh waktu lama beradaptasi dengan Arsenal usai datang musim panas ini dari Club Brugge dengan 34 juta paun. Ia diproyeksikan untuk menggantikan Leandro Trossard yang hengkang.
Mantan sayap Arsenal, Theo Walcott begitu terkesan dengan penampilan Tzolis saat melawan Coventry. Walcott menilai Tzolis punya sentuhan pertama yang sangat baik dan selalu berusaha mengajak duel bek sayap lawan.
Gaya main Tzolis mengingatkan Walcott dengan mantan rekannya kala bermain di Arsenal, Alexis Sanchez. Serupa dengan Tzolis, Alexis juga pernah mengenakan nomor 17 di Arsenal.
Alexis sempat jadi tumpuan serangan Arsenal pada rentang 2014-2018. Pemain asal Chile tersebut total mengemas 166 penampilan bersama Arsenal dengan torehan 80 gol dan 44 assist.
"Saya sangat menyukainya, dia mengingatkan saya pada Alexis. Alasannya adalah saat dia menguasai bola, sentuhan pertamanya positif dan pikiran pertamanya adalah bergerak maju untuk menyerang bek sayap lawan," ujar Walcott dikutip dari Yahoo Sport.
"Alexis selalu membuat bek sayap lawan kewalahan; bahkan nomor punggung 17 yang dipakainya pun mengingatkan saya padanya-meski saya tahu dia beralih ke nomor 7 setelah Tomas Rosicky pergi."
"Namun, ada sesuatu yang khas dari caranya bergerak membawa bola; dia tampak bergerak mulus di lapangan, dan rekan-rekan setimnya pun terus ingin mengoper bola kepadanya. Menurut saya, terlihat jelas bahwa kepercayaan dirinya terus meningkat. Dia memiliki kecepatan yang sedikit lebih baik dibandingkan [Leandro] Trossard. Dia perpaduan antara Trossard dan Alexis," jelasnya.
(pur/pur)