Jakarta (ANTARA) - Aktor Tom Cruise merombak total penampilannya untuk membintangi film garapan sutradara Alejandro G. Iñárritu berjudul "Digger", di mana dia menjadi pria tua berperut buncit penguasa bisnis minyak.
Dalam cuplikan trailer perdana film produksi Warner Bros. tersebut, Tom Cruise berperan sebagai Digger Rockwell, seorang konglomerat minyak yang diduga menjadi penyebab bencana ekologi berskala global. Dia juga menjadi orang yang mampu mengatasi krisis mencairnya gunung es yang semakin parah, seperti disiarkan laman Variety dan Deadline, Senin (13/7).
Saat menjadi Digger, Tom Cruise tampil dengan logat Amerika Selatan yang kental, perut buncit, serta rambut putih yang mulai menipis.
Baca juga: "Top Gun 3" sedang digarap, akan dibintangi oleh Tom Cruise
Iñárritu mengatakan bahwa ide "Digger" mulai muncul tak lama setelah dirinya menyelesaikan “The Revenant”. Saat itu, ia belum memiliki naskah ataupun konsep film yang utuh, melainkan hanya sebuah obsesi terhadap karakter yang terus menghantuinya selama bertahun-tahun.
“Saya tahu siapa karakter ini. Film ini membutuhkan Tom. Kami sudah ingin bekerja sama sejak awal abad ini. Saya mengaguminya sebagai aktor selama bertahun-tahun, dan itu bukan kejutan bagi saya," ujar Iñárritu.
Dia juga melihat transformasi Cruise untuk menjadi Digger luar biasa. Bahkan, kata Iñárritu, Cruise pernah berkata kepadanya bahwa dia membutuhkan 40 tahun untuk menjadi karakter itu.
Cruise mengaku telah lama menjadi penggemar film “Amores Perros”, karya yang melambungkan nama Iñárritu pada 2000. Saat pertama kali ditawari memerankan Digger Rockwell, Tom Cruise mengaku langsung tertarik.
“Alejandro menunjukkan seperti apa penampilan karakter itu. Dia tidak menjelaskan panjang lebar, hanya berkata, ‘Saya ingin kamu terlihat seperti ini.’ Saat itu saya berpikir, ‘Orang ini benar-benar berani.’ Dan saya langsung berkata, ‘Saya tidak sabar. Ayo kita kerjakan,’” tutur Cruise.
Baca juga: Tom Cruise dikabarkan pindah kembali ke AS usai tinggal di Inggris
Tom Cruise mengatakan bahwa setiap karakter membutuhkan pendekatan yang berbeda, seperti bahasa tubuh, tata rias, semua itu ditemukan selama proses memahami bagaimana karakter tersebut berkomunikasi.
Film “Digger”, yang dijadwalkan tayang pada 2 Oktober, direkam menggunakan format VistaVision dengan kamera rancangan tahun 1954. Untuk proyek ini, Iñárritu kembali bekerja sama dengan sinematografer pemenang Oscar, Emmanuel Lubezki, yang sebelumnya menjadi kolaboratornya di “The Revenant”.
Cruise mengatakan penonton akan melihat tingkat detail dan kompleksitas yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.
“Ketika Anda menonton Digger, Anda akan melihat begitu banyak lapisan dalam proses pembuatannya. Alejandro belum pernah membuat film seperti ini, dan saya pun belum pernah terlibat dalam film seperti ini,” kata Cruise.
Baca juga: Lastri: Arwah Kembang Desa, jadi film terakhir Gary Iskak
Baca juga: Anne Hathaway sebut Tom Holland sebagai “anak impian”
Baca juga: Film live-action "Naruto" cari pemeran lewat audisi global
Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.