Medan (ANTARA) - Personel TNI merampungkan jembatan beton di Desa Peadundung, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan guna mempermudah akses warga di wilayah tersebut.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy mengatakan jembatan beton yang telah rampung tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya membuka kembali akses yang sempat terganggu akibat kerusakan jembatan itu.
"Jembatan yang direnovasi itu menjadi akses penting bagi sekitar 450 warga, setelah jembatan lama rusak akibat tergerus banjir bandang," ujar Sandy di Medan, Jumat.
Ia mengatakan jembatan tersebut memiliki panjang 10 meter dan lebar lima meter yang membentang di atas sungai selebar delapan meter dengan kedalaman sekitar tujuh meter dari lantai jembatan ke permukaan air.
Menurut dia, dengan selesainya pembangunan jembatan itu, akses warga kini kembali lebih aman dan mudah dilalui, terutama untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.
Tidak hanya menghubungkan Dusun Sirandorung dengan Desa Peadundung, kata dia, jembatan itu juga menjadi akses menuju sekolah dasar serta mendukung kegiatan bina desa.
"Bagi masyarakat, keberadaan jembatan tersebut bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperlancar aktivitas dan mobilitas warga," katanya.
Di sisi lain, Ia mengatakan pembangunan jembatan itu juga merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto melalui TNI AD sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat.
Pengerjaan jembatan tersebut melibatkan dua Babinsa Koramil 10/Pakkat Kodim 0210/TU bersama pekerja mitra Kodam I/BB, dengan material yang digunakan, antara lain pasir, batu belah, batu kriser, papan cetakan, kayu perencana dan besi ulir.
“Pembangunan itu merupakan bagian dari Bakti TNI untuk Rakyat, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat dalam mendukung aktivitas sehari-hari,” ucapnya.
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.