Jakarta (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengejar target penyelesaian pembangunan infrastruktur di Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung untuk menjadi tempat sandar kapal induk pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan fasilitas itu harus selesai dibangun sebelum Garibaldi datang ke Indonesia sebelum hari jadi TNI pada Oktober 2026.

"Pembangunan terus berjalan sehingga harapannya sebelum Garibaldi sampai di Indonesia semuanya sudah siap," kata Tunggul saat jumpa pers di Mabes AL, Jakarta Timur, Senin.

Menurut Tunggul, ada banyak hal yang harus dipersiapkan di Lanal Lampung mulai dari pengerukan, pembangunan fasilitas tambat atau tempat untuk mengikat tali kapal untuk bersandar hingga peningkatan fasilitas listrik untuk mendukung operasional Garibaldi.

Salah satu yang paling penting, yakni pengerukan laut. Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan agar Lanal Lampung memiliki kedalaman dasar laut yang cukup untuk menampung kapal induk.

Hingga saat ini, proses pengembangan fasilitas di Lanal Lampung masih terus berlangsung. Tunggul mengharapkan pembangunan itu bisa berjalan dengan maksimal dan selesai tepat waktu.

Sebelumnya, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata beserta jajarannya sempat meninjau proses pengembangan fasilitas Lanal Lampung, Kamis (4/6).

Dalam kunjungan itu Denih meninjau beberapa fasilitas pendukung lanal seperti markas, fasilitas labuh, dan pembangunan fasilitas militer di Pulau Kelagian yang lokasinya tidak jauh dari Lanal Lampung.

Baca juga: TNI AL siapkan Lanal Lampung jadi pangkalan kapal induk Garibaldi

Baca juga: TNI AL siapkan pangkalan untuk kapal induk Giuseppe Garibaldi

Baca juga: TNI AL harapkan kapal induk Giuseppe Garibaldi datang lebih cepat

Pewarta: Walda Marison
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.