...Seluruh dukungan yang tiba di optimalkan agar dapat segera digunakan untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Selatan

Banjarbaru (ANTARA) - Pesawat angkut berat Airbus A-4002M tiba di Lanud Sjamsudin Noor membawa bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk penanggulangan karhutla. ANTARA/Firman

TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat angkut berat Airbus A-4002M dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma membawa bantuan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian untuk penanggulangan karhutla di Kalsel.

"Dukungan yang dibawa meliputi 50 unit mesin pompa air, 30 set pompa air, 19 koli masker, serta 2 koli bucket pump (3 assy)," kata Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita di Banjarbaru, Senin.

Danlanud mengatakan pengiriman menggunakan pesawat angkut berat TNI AU tersebut merupakan bentuk gerak cepat pemerintah dalam merespons kebutuhan penanganan karhutla di wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita mengecek kedatangan bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk penanggulangan karhutla. (ANTARA/Firman)

Dia menegaskan TNI AU siap mendukung arahan pemerintah dalam penanganan karhutla yang merupakan bentuk gerak cepat TNI AU atas perintah Presiden RI.

"Seluruh dukungan yang tiba di optimalkan agar dapat segera digunakan untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Selatan," ucapnya.

Danlanud menambahkan, sinergi seluruh unsur dalam menghadapi ancaman karhutla demi melindungi masyarakat dan lingkungan Kalimantan Selatan.

"TNI AU bergerak cepat dari udara membawa dukungan untuk memperkuat perjuangan di darat," tambahnya.

Pewarta: Firman
Editor: Bernadus Tokan

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI AU bawa bantuan Presiden Prabowo untuk karhutla di Kalsel

Pewarta: Firman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.