Pandeglang (ANTARA) - Danlanal Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani menyampaikan hasil temuan objek diduga life jaket dan botol pelampung saat ini tengah dilakukan proses identifikasi untuk memastikan keterkaitan dengan para jurnalis ataupun awak kapal yang hilang kontak.
"Apakah nantinya hasil dari identifikasi benar atau tidak, mari kita bersama-sama bersabar untuk menunggu hasilnya. Jadi tidak ada yang berspekulasi ataupun diharapkan tidak ada yang membuat statement sebelum hasil resmi identifikasi dari temuan yang diperoleh tersebut," ujar Letkol Wawan di Pandeglang, Kamis malam.
Ia menegaskan, soal kepastian apakah temuan itu berkaitan dengan jurnalis yang tengah dicari, pihaknya meminta semua pihak bersabar dan tidak berspekulasi membuat pernyataan resmi sebelum ada hasil identifikasi valid dari tim gabungan.
"Saat ini barang temuan tersebut telah diserahterimakan kepada pihak Basarnas dan personel Kal Anyar di posko SAR untuk diteliti secara mendalam oleh instansi berwenang, termasuk unsur kepolisian," paparnya.
Baca juga: TNI AL: Temuan pelampung belum bisa dipastikan milik jurnalis
Selain itu, lanjut dia, proses identifikasi tidak dilakukan berdasarkan asumsi visual sepintas, melainkan melalui prosedur penanganan resmi dan verifikasi dengan pihak pemilik kapal.
"Nanti kita akan panggil beberapa pihak terkait yang ada. Agar nanti hasilnya bisa kita informasikan," ucapnya.
Dalam hal ini, TNI AL juga menyampaikan sedikit kronologi penemuan objek yang diduga sebagai pelampung jaket dalam operasi pencarian yang melibatkan SAR gabungan.
Temuan tersebut didapat pada koordinat 06° 04' 40" LS dan 105° 45' 17" BT sekitar pukul 15.10 WIB. Berdasarkan keterangan Danlanal Banten, objek tersebut awalnya terlihat mengapung, kemudian didekati, diambil, dan diangkat oleh petugas.
Baca juga: TNI AL temukan life jacket pada pencarian jurnalis
Di sekitar lokasi penemuan, petugas juga mendapati botol yang difungsikan sebagai pelampung atau pelampung berbentuk botol, yang selanjutnya dibawa ke posko SAR Gabungan untuk proses identifikasi lebih lanjut.
"Di lintang bujur tersebut pada pukul kurang lebih 15.10 WIB, kami melihat objek yang diduga sebagai surface atau pelampung jaket. Dan setelah didekati objek tersebut, diambil, diangkat, dan di sekitar objek tersebut ada botol dalam bentuk pelampung yang selanjutnya akan dibawa ke posko SAR Gabungan di sini untuk proses identifikasi," terangnya.
"Lokasi penemuan benda tersebut berjarak kurang lebih 7,5 nautical mile di sisi barat Suar Tanjung Koneng, Anyar. Jika ditarik dari posisi Anak Gunung Krakatau, posisi temuan berada di sisi timur laut dengan jarak sekitar 20 nautical mile," tambah dia.
Pewarta: Azmi Samsul Ma'arif
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.