Jakarta (ANTARA) - PT Transportasi Jakarta membantah pramudi ugal-ugalan menyebabkan pengereman mendadak di dalam bus saat berada di sekitar Halte Senen Toyota Rangga, Jakarta, pada Jumat (11/9) malam.

"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan. Transjakarta membantah narasi yang beredar, tentang pramudi ugal-ugalan," kata Kepala Departemen humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Dia mengatakan pengereman mendadak itu dilakukan oleh pramudi Transjakarta (TJ) sebagai tindakan refleks untuk menghindari benturan dengan pengendara roda dua yang memotong jalur secara tiba-tiba.

"Kami telah memeriksa rekaman CCTV (kamera pengawas) dan memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai standar. Pramudi sigap melakukan pengereman," ujar Ayu.

Baca juga: Pria terekam ambil laptop dan iPad yang tertinggal di Transjakarta

Dia menyebutkan petugas Transjakarta di lapangan langsung melakukan pengecekan kondisi pelanggan. Seluruh penumpang di dalam armada tersebut telah dipastikan aman dan tidak mengalami cedera.

Dia menegaskan Transjakarta senantiasa berfokus pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pelanggan dalam setiap layanan.

Sebelumnya, beredar di media sosial, pengemudi bus Transjakarta koridor 2 rute Monas-Pulogadung melakukan pengereman mendadak sehingga menyebabkan penumpang bus itu terjatuh.

Penumpang tersebut lalu meluapkan kekesalannya kepada pengemudi bus.

Menurut narasi yang beredar, pengemudi itu seringkali mencari celah di antara kendaraan dengan menambah kecepatan yang tidak terkontrol dan mengerem mendadak.

Baca juga: Transjakarta buka rute khusus CFD Senayan-Ancol, tarif Rp3.500

Baca juga: Transjakarta pecat sopir mikrotrans yang tabrak lansia di Tomang

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.