Pangkalpinang (ANTARA) - Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat sinergi lintas instansi, guna mengoptimalkan pengawasan keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di daerah itu.

"Kegiatan hari ini untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, meningkatkan pertukaran data dan informasi terkait perlintasan, keberadaan serta kegiatan orang asing di daerah ini," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung, Junita Sitorus saat menghadiri Rakor Timpora Kabupaten Bangka Tengah di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menyampaikan bahwa perkembangan globalisasi dan modernisasi telah mendorong meningkatnya mobilitas orang antarnegara. Keberadaan orang asing di Indonesia merupakan bagian dari dinamika tersebut dan dapat memberikan manfaat bagi pembangunan apabila dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, berbagai potensi dampak negatif tetap perlu diantisipasi. Karena itu, pengawasan terhadap orang asing tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh instansi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Keberadaan dan aktivitas orang asing perlu mendapatkan perhatian yang seksama, bukan hanya satu instansi, tetapi oleh seluruh instansi sesuai dengan tugas dan fungsinya,” katanya.

Ia menyatakan dalam konteks tersebut, Timpora memiliki peran penting sebagai wadah koordinasi dan pertukaran informasi antarlembaga.

"Melalui sinergi yang terbangun, setiap informasi mengenai perlintasan, keberadaan, maupun kegiatan orang asing dapat menjadi bahan dalam mendukung pelaksanaan pengawasan di Provinsi Kepulauan Babel khususnya Bangka Tengah," katanya.

Ia menyatakan memasuki era transformasi digital, pengawasan orang asing juga dituntut untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Karena itu, penguatan Timpora ke depan diarahkan pada pelaksanaan pengawasan yang bersinergi, terintegrasi, dan berbasis teknologi.

"Saya berharap kolaborasi antaranggota TIMPORA Kabupaten Bangka Tengah dapat terus ditingkatkan sehingga pengawasan tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga mampu meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta negara," katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Ahmad Khumaidi menekankan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan di antara seluruh anggota Timpora. Dengan komunikasi dan pertukaran informasi yang semakin baik, potensi permasalahan terkait keberadaan dan kegiatan orang asing dapat diantisipasi secara lebih cepat dan tepat.

"Kolaborasi lintas instansi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif, sekaligus mendukung aktivitas orang asing maupun investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah," katanya.

Menurut dia rapat koordinasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama seluruh unsur terkait dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pengawasan orang asing yang profesional dan terkoordinasi.

"Dengan semangat sinergi, kolaborasi, dan integritas, Timpora Kabupaten Bangka Tengah diharapkan mampu menjadi garda koordinasi dalam menciptakan pengawasan orang asing yang semakin optimal, sekaligus mendukung terciptanya Kabupaten Bangka Tengah yang aman, tertib, kondusif, dan mendukung pembangunan daerah ini," katanya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.