Muara Enim (ANTARA) - Tim Satgas Karhutla berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Karang Raja dan Desa Dalam, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim Alvi Gumara saat dihubungi dari Palembang, Minggu, mengatakan bahwa karhutla terjadi pada Jumat (14/8) sekitar pukul 20.40 WIB.

Dia mengatakan, peristiwa karhutla terpantau melalui aplikasi SiPongi di titik koordinat S 3.4354 E 104.0280 dan Lat.-3. 666678° long 103.801835°.

Area yang terbakar di Desa Karang Raja seluas satu hektare dan Desa Dalam 3 hektare.

"Area yang terbakar merupakan lahan semak belukar yang belum diketahui secara pasti penyebabnya," katanya.

Menyikapi peristiwa tersebut, pihaknya membentuk dua tim untuk disebar ke dua titik tersebut guna memadamkan karhutla agar tidak menyebar luas.

Baca juga: Satgas Karhutla Sumsel berjibaku padamkan karhutla dekat Tol Palindra

Tim gabungan yang terlibat dalam pemadaman yaitu petugas BPBD Posko Induk, Damkar Muara Enim, Manggala Agni, TNI, Polri, pemerintah desa, dan dibantu masyarakat setempat.

Petugas memadamkan api dari jalur darat dengan membawa peralatan memadai meliputi tiga unit mobil pemadam kebakaran, satu unit mobil suplai air, tiga buah nozel, dan 16 roll selang machino.

Tim gabungan menuju ke lokasi dengan jarak 54 kilometer di Desa Dalam dan jarak 10 kilometer dari Posko Induk Karhutla menuju titik kedua di Desa Karang Raja.

"Alhamdulillah sejak tadi malam api karhulta di dua titik tersebut sudah padam total," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pemadaman yang telah berjuang memadamkan api sehingga tidak membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca juga: Polda Sumsel tambah 100 personel perkuat satgas karhutla

"Semoga apa yang dilakukan oleh tim gabungan ini menjadi ladang pahala. Bagi masyarakat juga kami ingatkan kembali untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," tegasnya.

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.