Tim SAR gabungan evakuasi puluhan warga terjebak banjir di Padang.
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG, – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan dikerahkan untuk menyelamatkan puluhan warga yang terjebak banjir di dua titik di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (hari). Proses evakuasi berlangsung dramatis karena genangan air mencapai ketinggian di atas 50 sentimeter dengan arus yang cukup deras.
Banjir yang menerjang Kecamatan Koto Tangah, tepatnya di kawasan Koto Panjang Ikua dan Lubuk Minturun, ini dipicu oleh luapan air sungai akibat hujan lebat yang mengguyur sejak Sabtu siang. Air bah berwarna kecokelatan tidak hanya menggenangi pemukiman warga, tetapi juga membuat puluhan orang tidak bisa menyelamatkan diri.
Komandan Tim Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Tri Desyu Herman, mengonfirmasi bahwa genangan air yang tinggi dan deras membuat warga membutuhkan bantuan evakuasi segera. "Genangan air cukup tinggi dan deras, puluhan warga terjebak dan butuh bantuan evakuasi," ujarnya di Padang, Sabtu malam.
Proses Evakuasi Dramatis
Personel di lapangan melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet dan bentangan tali untuk menyeberangi aliran air yang deras. Proses penyelamatan yang dilakukan sejak sore hingga malam hari itu berhasil mengevakuasi total lebih dari 50 orang warga yang terjebak.
Tri Desyu Herman menambahkan bahwa prioritas utama dalam evakuasi diberikan kepada kelompok rentan. "Proses evakuasi diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti anak kecil, perempuan hamil, lanjut usia, dan yang mengalami sakit," jelasnya.
Operasi kemanusiaan ini tidak hanya melibatkan Kantor SAR Padang. Personel dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, serta tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi lainnya turut bahu-membahu di lapangan. Kolaborasi ini memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga Sabtu malam, belum ada keterangan resmi mengenai korban jiwa akibat bencana ini. Meski demikian, genangan air di lokasi kejadian dilaporkan perlahan mulai surut.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara