Beijing (ANTARA) - Tiga orang awak dalam misi penerbangan antariksa Shenzhou-23 telah berhasil menguji perangkat pengukuran massa di orbit yang telah ditingkatkan di stasiun luar angkasa China, saat ketiga astronaut tersebut mendekati hari ke-50 mereka di orbit dengan rangkaian eksperimen ilmiah yang terus bertambah.

Menurut Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) dalam video yang dirilis pada Minggu (12/7), selain menguji perangkat baru itu, astronaut Zhu Yangzhu, Zhang Zhiyuan, dan Li Jiaying juga melaksanakan serangkaian eksperimen di bidang ilmu hayati antariksa dan penelitian mengenai manusia selama sepekan terakhir.

Dalam penelitian mengenai beban pada sistem muskuloskeletal, mereka melakukan pengukuran tekanan pada telapak kaki, pengujian biomekanika tungkai bawah, serta karakterisasi otot dan tendon saat berlari maupun melakukan latihan ketahanan dengan berbagai tingkat beban yang berbeda.

Menurut CMSA, penelitian tersebut mengumpulkan data mengenai tekanan telapak kaki, kinematika sendi, citra gerakan, serta parameter otot untuk memetakan karakteristik perubahan dalam interaksi antara otot dan tendon.

Ketiga awak tersebut juga menggunakan perangkat pencitraan fungsi otak dengan sinar inframerah-dekat (near-infrared) untuk melakukan eksperimen neuroergonomi dengan paradigma multitugas.

Data yang diperoleh akan digunakan oleh para peneliti di Bumi untuk mempelajari bagaimana lingkungan antariksa memengaruhi kemampuan pengendalian kognitif astronaut.

Trio astronaut tersebut terus menjalankan rutinitas latihan fisik setiap hari di orbit guna mengurangi dampak fisiologis yang ditimbulkan oleh kondisi tanpa bobot.

China meluncurkan wahana antariksa berawak Shenzhou-23 pada 24 Mei. Misi ini istimewa karena mencakup eksperimen tinggal di orbit selama satu tahun, yang akan memberikan data penting untuk eksplorasi antariksa berdurasi panjang di masa depan.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.