Jakarta (ANTARA) - Proyek hunian premium The Gramercy yang dikembangkan oleh Alam Sutera Group meraih predikat Best High End Housing Development Indonesia dalam ajang Indonesia Real Estate Awards 2026 yang digelar Lamudi di The Langham Jakarta.

“Predikat tersebut diberikan untuk proyek hunian yang dinilai menonjol dari sisi desain, kualitas pengembangan, inovasi arsitektur, dan pengalaman tinggal,” kata Sales and Marketing Division Head Alam Sutera Group Wikhen Rusli di Jakarta, Senin.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu capaian The Gramercy dalam segmen hunian kelas atas. Trofi itu pun diterima oleh Planning and Landscape Director Alam Sutera Group Mira Rani Naga, didampingi oleh Project Design Department Head Ericko Setijobudi Limartha.

Wikhen mengatakan pencapaian itu menjadi apresiasi terhadap proses pengembangan The Gramercy sekaligus mendorong perusahaan mempertahankan kualitas proyek.

Baca juga: Alam Sutera tambah produk hunian premium segmen ekonomi menengah atas

The Gramercy mulai dikembangkan pada 2023 di kawasan Green Tunnel, Alam Sutera. Serah terima unit kepada penghuni telah dimulai pada 2025 dan masih berlangsung sampai dengan saat ini.

Pada September 2026, Alam Sutera Group memperkenalkan AGNA sebagai tipe terbaru The Gramercy.

Hunian tersebut berdiri di atas lahan 480 meter persegi dengan konsep arsitektur model klasik.

Dengan hadirnya AGNA, The Gramercy kini menawarkan empat tipe hunian, yakni ALCA, AERA, ARMA, dan AGNA.

Pengembang juga menyiapkan The Grand Clubhouse yang dilengkapi dengan kolam renang, pusat kebugaran, lounge, dan area barbekyu.

“Kehadiran produk baru tersebut memperkuat fokus The Gramercy pada segmen hunian kelas atas di kawasan Alam Sutera,” pungkas Wikhen.

Baca juga: Alam Sutera tetapkan target marketing 2026 sebesar Rp2,8 triliun

Baca juga: Tower ketiga Sky House Alam Sutera+ selesai topping off, minat konsumen melonjak

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.