"Maulana Syaikh (Pahlawan Nasional Pendidikan) telah mewariskan seluruh yang terbaik untuk umat. Sudah dia wariskan iman takwa,"

Lombok Timur (ANTARA) - Ulama sekaligus mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2008 hingga 2018, TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mengatakan pondasi pendidikan dalam organisasi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di Kabupaten Lombok Timur adalah binaul insan atau pembangunan atau pembinaan manusia.

"Maulana Syaikh (Pahlawan Nasional Pendidikan) telah mewariskan seluruh yang terbaik untuk umat. Sudah dia wariskan iman takwa," kata TGB  selaku Ketua PBNWDI saat acara peringatan HUT NWDI di Lombok Timur, Minggu.

TGB menegaskan bahwa dia wariskan lebih dari 1.100 madrasah di seluruh Indonesia dan dia wariskan persahabatan dengan para ulama di seluruh dunia. 

Oleh karena itu, tugas seluruh kader NWDI saat ini adalah melanjutkan warisan tersebut bersama-sama. 

"Apa yang diwariskan oleh Ninda Maulana Syekh, kita wariskan bersama-sama," katanya.

Ia menekankan satu pesan penting dalam HUT ke-91 ini, yaitu asas dari pendidikan adalah membangun jiwa manusia. Hal ini merujuk pada tugas Rasulullah SAW yakni mengajar membaca. 

"Maka kepada semua, para guru di NWDI semuanya, ayo ajar anak-anak kita dengan sebenar-benarnya, kita bimbing dengan baik, satu per satu, sedikit demi sedikit," katanya.

Ia mencontohkan kesabaran Maulana Syaikh yang rela 3 tahun berkeliling dari desa ke desa di Lombok hanya untuk mengajarkan salam yang benar.

"Kalau beliau saja sanggup sabar 3 tahun mengajarkan salam kepada muridnya, maka kita yang ilmu kita hanya setetes dari air samudera, maka harusnya kita lebih sabar," ujarnya.

Menurutnya Tugas kedua Nabi Muhammad SAW adalah membangun manusia dengan melembutkan hati, karena proses paling sulit dalam pendidikan adalah melunakkan hati.

"Supaya yang ada itu adalah mahabah, supaya yang ada itu jangan ada kebencian. Mau orang bagaimana sama kita, ya sudahlah maafkanlah. Ganti saja dengan mahabah, ganti saja dengan kemaafan. Itu insya Allah akan menyelamatkan," katanya.

TGB mengajak seluruh guru dan orang tua untuk kembali kepada pokok pendidikan. 

"Mari kita kembali kepada pokok yang paling pokok yakni bangun generasi yang baik mulai dari anak kita masing-masing. Ajak mereka, ajar mereka. Didik mereka untuk mengaji, untuk belajar, untuk mengenal Al-Quran, mengenal Allah nya, mengenal Rasul nya," katanya.

Hadir dalam acara tersebut para ulama tamu undangan dari berbagai daerah, di antaranya AlMukarram Al Ustadz Dr Asy Syaikh Ahmad Mustafa Naimah dari Kairo, Al Habib Jindan bin Noval bin Salim bin Jindan, dan Ustadz  Abdul Somad Batubara dan Forkopimda Provinsi NTB dan Lombok Timur.

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026