Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Seni pertunjukan tradisional tari Ujungan asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memukau penonton saat ditampilkan dalam ajang Festival Lima Gunung XXV di Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, akhir pekan lalu.
"Kekompakan gerak, kekuatan ekspresi serta packaging yang memadukan unsur tradisi dengan kreativitas mendapat sambutan hangat dari para penonton," kata Penata Tari Ujungan Bekasi Eyang Anjar Purwani di Cikarang, Senin.
Ia mengatakan tarian berdurasi empat menit 50 detik tersebut menjadi momentum bersejarah karena baru perdana ditampilkan di ajang festival budaya ternama berskala nasional sejak ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan pada Jumat, (3/7/2026).
Eyang Anjar menyebut, selain sukses saat pementasan, keikutsertaan tari khas Kabupaten Bekasi dalam Festival Lima Gunung menjadi langkah penting untuk memperkenalkan ujungan kepada masyarakat secara lebih luas.
"Tujuan utama kami adalah memperkenalkan Tari Ujungan ke tingkat nasional agar semakin dikenal sebagai salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Penampilan Ujungan merupakan hasil kolaborasi dengan Babah Rais dari Padepokan Pencak Silat Ki Sayan sebagai sumber gerak Ujungan Bekasi, Ketua Padepokan Seni dan Budaya Bekasi Drahim Sada, Sanggar Seni Betawi Margasari Kacrit selaku penata musik serta Dewan Kebudayaan Daerah.
Baca juga: Tari Ujungan Bekasi siap tampil pada Festival Lima Gunung 2026
Festival Lima Gunung XXV sendiri digelar sebagai peringatan 25 tahun festival budaya yang diinisiasi Komunitas Lima Gunung (KLG). Berbeda dengan banyak festival lain, kegiatan ini konsisten diselenggarakan secara swadaya tanpa bergantung pada sponsor maupun bantuan pemerintah.
Festival Lima Gunung merupakan agenda tahunan yang digelar gabungan komunitas seniman dan petani dari kawasan Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing dan Menoreh.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, festival ini menghadirkan 85 kelompok seni dengan total 1.274 seniman yang menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari tari tradisional, musik, pembacaan puisi, kirab budaya hingga kolaborasi seni lintas disiplin.
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.