Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:12 WIB
Jakarta, VIVA – Masuknya Shin Tae-yong (STY) sebagai juru taktik anyar Persija Jakarta ternyata tidak hanya membawa angin segar bagi skuad Macan Kemayoran, tetapi juga menyuntikkan inspirasi bagi mitra strategis mereka, Bank Jakarta.
Baca Juga
Filosofi permainan cepat dan agresif ala pelatih asal Korea Selatan tersebut dinilai sangat selaras dengan visi transformasi yang tengah diakselerasi oleh Bank Jakarta saat ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kesamaan frekuensi ini menjadi sorotan utama dalam acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off yang dihelat di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Baca Juga
Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Presiden Persija Mohammad Prapanca, skuad Persija, jajaran Pemprov DKI, manajemen Bank Jakarta, serta perwakilan The Jakmania.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, memandang kolaborasi ini lebih dari sekadar urusan bisnis. Bagi Agus, kedua institusi ini diikat oleh satu benang merah yang sama, yakni kebanggaan membawa identitas ibu kota.
Baca Juga
“Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta,” ujar Agus, Minggu, 9 Agustus 2026.
Ia pun memastikan kemitraan ini tidak akan berhenti sebatas menempelkan logo di jersey pemain. Target utamanya adalah menciptakan ekosistem yang menyatukan dunia olahraga dengan layanan perbankan.
“Kerja sama ini bukan sekadar sponsorship dan bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan ekosistem kota yang kami layani,” katanya.
Agus meringkas visi besar kemitraan tersebut dengan sebuah kalimat tegas: “From sponsorship to partnership, from visibility to experience,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Terkait dengan masuknya STY ke Persija, Agus melihat ada kecocokan karakter antara taktik sang pelatih dengan budaya kerja baru yang sedang dibangun di internal Bank Jakarta.
“Kami tertarik dengan filosofi Coach Shin, yaitu bermain cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi dan bergerak sebagai satu tim. Itu juga yang sedang kami lakukan di Bank Jakarta. Kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang dan yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim,” ungkapnya.
Halaman Selanjutnya
Perubahan taktik di lapangan hijau dan transformasi di ruang direksi ini diharapkan berujung pada satu hasil yang sama: kemajuan. “Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga,” ujarnya.