Senin, 10 Agustus 2026 - 00:01 WIB
Depok, VIVA – Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Depok, polisi mengungkap sisi lain dari sosok Saepul alias Saepullah (26).
Baca Juga
Tersangka ternyata memiliki pengalaman pekerjaan yang cukup beragam. Saepul bukan hanya pernah bekerja sebagai pemotong daging, dan jadi tukang goreng pisang cokelat (piscok) di kawasan Stasiun Pondok Cina (Pocin), Saepul juga mengaku pernah mengajar matematika di sebuah sekolah menengah pertama (SMP).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Unit 1 Subdirektorat Reserse Mobile Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Dimitri Mahendara mengatakan, informasi tersebut didapat penyidik dari hasil pemeriksaan terhadap Saepul.
Baca Juga
"Dia mengaku pernah bekerja sebagai koki di sebuah restoran (bagian pemotong daging) dan juga sempat berprofesi menjadi guru matematika di sekolah menengah pertama," ujarnya, dikutip Senin, 10 Agustus 2026.
Riwayat Saepul ternyata tak berhenti di dunia kuliner dan pendidikan. Penyidik juga mendapatkan pengakuan bahwa pelaku yang diduga gay ini pernah mencoba tampil dalam acara musik dangdut di televisi.
Baca Juga
"Pelaku juga mengaku sempat ikut event musik dangdut di salah satu siaran televisi," kata dia.
Sebelumnya, polisi mengungkap Saepul diduga membunuh pria bernama Kunaefi (51) sebelum memutilasi jasad korban untuk menghilangkan jejak.
Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pelaku dan korban diketahui berkenalan melalui media sosial, kemudian sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026.
Pertemuan itu diduga berujung cekcok. Pelaku kemudian menusuk perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau sebelum memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha.
Setelah itu, jasad korban dibungkus menggunakan plastik hitam dan karung lalu dibuang di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok. Sementara potongan kedua kaki korban dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saepul sendiri ditangkap Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di wilayah Pandeglang, Banten, pada Rabu dini hari, 5 Agustus 2026, saat diduga hendak melarikan diri.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan sekaligus melengkapi alat bukti dalam perkara tersebut.
Tak Hanya Aktif di Grup Gay, Unggahan Cinta Terlarang Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Jadi Sorotan Netizen
Publik dikejutkan dengan kasus pembunuhan yang disertai mutilasi yang dilakukan oleh Saepul alias Saepullah (26). Pelaku aktif pada grup penyuka sesama jenis
VIVA.co.id
9 Agustus 2026