Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Jakarta, VIVA - Sebanyak 30 item dibawa Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di gudang sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan (Jaksel), tempat ditemukannya ratusan senjata.

Baca Juga

"Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor, yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan sparepart-nya," tutur Kepala Unit Kriminal Umum Reserse Kriminal Polrez Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino de Tech, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Olah TKP tersebut adalah salah satu bentuk pelayanan dari pihak kepolisian, guna memastikan supaya tidak ada lagi barang-barang yang diduga berbahaya di sekolah itu.

Baca Juga

Adapun sebanyak dua tim Puslabfor diterjunkan untuk menguji sampel DNA dan mengecek ada atau tidaknya barang-barang yang berkaitan dengan senjata api, senjata angin atau amunisi, dan sparepart dari senjata tersebut.

Setelah olah TKP, polisi menemukan sisa senjata dan amunisi untuk dibawa sebagai pendalaman kasus lebih lanjut.

Baca Juga

"Hasil temuannya masih sama, ada airsoft gun, ada juga amunisi, ada juga magasin airsoft gun, dan sparepart dari senjata, contohnya sasaran tembak dan gagang senjata," kata dia.

Dalam olah TKP tersebut, pihaknya menelusuri tiga ruangan, yakni ruangan eks Ketua Pengurus Yayasan, ruangan Sekretaris, dan ruangan Sarana Prasarana Yayasan.

"Hari ini, ada tiga ruangan yang sebelumnya juga sudah pernah dicek oleh piket Reskrim, namun tadi yang sudah saya sampaikan, untuk memastikan agar tidak ada kekhawatiran dari pihak guru maupun dari wali murid atau orang tua murid, kami lakukan bersama Puslabfor. Tiga ruangan sudah kami lakukan pemeriksaan," tutur Alpino.

Olah TKP itu dilakukan oleh tim gabungan dari Inafis, Puslabfor, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta Dinas Pendidikan DKI Jakarta di lokasi.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya mengungkap identitas pemilik senjata yang ditemukan di sebuah sekolah di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan (Jaksel).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil penelusuran, senjata api tersebut diketahui milik seseorang berinisial DS yang telah meninggal dunia pada 2020.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan, dari total barang yang diamankan, hanya satu pucuk yang merupakan senjata api. Sementara 995 pucuk lainnya dipastikan merupakan senapan angin.

Halaman Selanjutnya

“995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Dan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA. Ini sudah diamankan oleh penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan,” kata Budi di Polda Metro Jaya, Jumat, 7 Agustus 2026.