Sinergi dan edukasi perencanaan haji ini gencar dilakukan dengan menggandeng Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Kantor Urusan Agama (KUA), majelis taklim, penyelenggara umrah, kampus, hingga berbagai komunitas.
Samarinda (ANTARA) - Sektor perbankan syariah terus mengoptimalkan edukasi dan inklusi keuangan umat guna mempermudah langkah masyarakat dalam merencanakan keberangkatan ibadah ke Tanah Suci melalui produk tabungan haji yang aman dan terencana.
"Kesadaran masyarakat untuk menyiapkan ibadah haji melalui produk tabungan haji terus menunjukkan tren positif, di mana secara year to date (Ytd) tabungan haji juga masih mencatatkan pertumbuhan positif sekitar 5,3 persen," kata Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo di Samarinda, Minggu.
Kesadaran warga untuk menyiapkan dana ibadah haji sejak dini saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Hal tersebut tecermin dari kinerja Tabungan Haji Bank Mega Syariah yang mencatatkan pertumbuhan volume tabungan lebih dari 12 persen secara tahunan, serta peningkatan jumlah pembukaan rekening (Number of Account) sebesar 5 persen secara tahunan.
Yuwono menjelaskan bahwa potensi ekosistem haji nasional masih sangat besar karena sifat persiapan dan kebutuhan masyarakat untuk beribadah tersebut merupakan program yang berjangka panjang dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, sebagai bentuk motivasi agar masyarakat bersemangat menyiapkan tabungan spiritual sejak usia produktif, pihak perbankan turut memberikan apresiasi nyata, salah satunya melalui program Poin Haji Berkah.
Melalui program apresiasi tersebut, perseroan baru saja mewujudkan mimpi salah satu nasabahnya yang konsisten menabung dengan memberikan hadiah Grand Prize berupa Voucher Haji Khusus atau Haji Plus senilai Rp254 juta pada Kamis (23/7). Hadiah ini diharapkan semakin memotivasi warga lainnya untuk mulai mempersiapkan pendaftaran haji sedini mungkin.
Guna mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat luas di berbagai daerah, Bank Mega Syariah yang berstatus sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Sinergi dan edukasi perencanaan haji ini gencar dilakukan dengan menggandeng Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Kantor Urusan Agama (KUA), majelis taklim, penyelenggara umrah, kampus, hingga berbagai komunitas.
"Kami berharap tabungan haji perbankan syariah dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam merencanakan ibadah secara lebih mudah, aman, dan sesuai prinsip. Ke depan, kami akan terus memperluas akses layanan dan memperkuat literasi terkait pentingnya mempersiapkan ibadah haji sejak usia produktif," ujar Yuwono.
Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.