Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:00 WIB
Jakarta, VIVA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari buka suara soal hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Baca Juga
Adapun dalam survei SMRC, terjadi penurunan angka kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Qodari mengatakan pemerintah menghargai setiap hasil survei yang dibuat oleh lembaga independen. Dia menegaskan pemerintah menjadikan hasil survei tersebut sebagai masukan untuk menyusun kebijakan.
Baca Juga
“Ya tentu saja kita terus melakukan evaluasi. Dan memang itu yang dilakukan oleh Bapak Presiden,” ungkap Qodari, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Pemerintah menganggap seluruh hasil survei merupakan bagian dari mekanisme demokrasi. Dia menyebut pemerintah akan melakukan evaluasi untuk perbaikan apa yang menjadi masukan masyarakat.
Baca Juga
“Nah tetapi evaluasi itu kan ada berbagai macam. Pertama evaluasi tata kelola. Yang kedua evaluasi hukum. Yang ketiga evaluasi opini publik,” ujar Qodari.
Qodari menambahkan pemerintah tidak pernah menganggap bahwa publik tidak memiliki hak untuk menilai kinerja presiden.
“Dalam alam demokrasi, survei opini publik itu merupakan masukan yang penting. Dan kami tidak pernah mengatakan bahwa publik tidak berhak untuk menilai. Sangat berhak. Apalagi saya yang bertahun-tahun ada di dunia (survei) itu,” jelasnya.
Diketahui, dalam survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026, survei SMRC mencatat bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mengalami penurunan dibandingkan periode tahun lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada periode tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo sebesar 51,1 persen. Angka ini turun 30,1 persen dari November 2025 sebesar 81,2 persen.
tvOnenews.com/Syifa Aulia
Qodari soal Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Turun: Penting Bagi Pemerintah untuk Koreksi
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menyebut pemerintah menghargai hasil survei yang diterbitkan SMRC beberapa waktu lalu.
VIVA.co.id
1 Agustus 2026