AKURAT.CO Arus Survei Indonesia (ASI) mencatat program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan Prabowo-Gibran yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di mana 48,7 persen responden menyatakan puas terhadap MBG.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, mengatakan angka itu terdiri atas 8,9 persen responden yang sangat puas dan 39,8 persen yang cukup puas. Sementara masyarakat yang menyatakan tidak puas mencapai 47 persen.

"Lebih banyak yang puas, meskipun lebihnya sedikit," kata Ali saat memaparkan hasil survei di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (6/9/2026).

Baca Juga: Gus Kikin Soroti Integritas Pengelola MBG di Tengah Kasus Keracunan

Temuan itu menunjukkan posisi MBG masih relatif kuat di mata publik, tetapi kepuasan masyarakat belum dominan. Pemerintah masih memiliki pekerjaan untuk memastikan pelaksanaan program tersebut tidak menggerus dukungan masyarakat.

Ali menegaskan, MBG menjadi program prioritas Prabowo-Gibran yang paling banyak dirasakan manfaatnya. Sebanyak 44,9 persen responden memilih MBG, jauh di atas Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebesar 18 persen dan Sekolah Rakyat 6,7 persen.

Ketika ditanya mengenai program yang paling tepat sasaran, konfigurasi hasilnya tidak berubah. MBG berada di posisi pertama, disusul CKG dan Sekolah Rakyat. "Jadi inilah tiga program unggulan yang paling bermanfaat dan paling dianggap tepat sasaran oleh publik atau masyarakat Indonesia," ujarnya.

Tingkat Kepuasan MBG Berdasarkan Wilayah

Ali menjelaskan kepuasan terhadap MBG terlihat berdasarkan wilayah. Masyarakat di Sumatera, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku dan Papua cenderung lebih puas terhadap program tersebut.

Sebaliknya, ketidakpuasan lebih banyak ditemukan di wilayah dengan jumlah penduduk besar, seperti Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Berdasarkan jenis kelamin, perempuan tercatat lebih banyak menyatakan puas terhadap MBG dibandingkan laki-laki. Ali menduga hal itu berkaitan dengan manfaat program bagi keluarga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan makan anak.

Baca Juga: 50.059 Korban Keracunan MBG, DPR Dorong Dapur Berbasis Sekolah

"Yang puas itu perempuan, ibu-ibu. Kemudian yang tidak puas laki-laki. Ini mungkin karena ibu-ibu langsung berkaitan dengan dapur mereka. Mereka mungkin tidak lagi menyiapkan sarapan atau makan siang karena sudah ada MBG," tandasnya.

Survei nasional Arus Survei Indonesia merupakan bagian dari riset bertema "Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran" yang dilaksanakan pada 23-29 Juli 2026 di 38 provinsi di Indonesia.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden, dengan metode penarikan sampel Multistage Random Sampling. Survei memiliki margin of error (MoE) ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.