Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:02 WIB

VIVA – Penyusunan jadwal Super League 2026/2027 diklaim mengacu pada sistem penjadwalan kompetisi besar seperti Premier League Inggris dan J.League Jepang.

Baca Juga

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan metode tersebut diterapkan agar penyusunan jadwal bisa lebih fleksibel sekaligus mengakomodasi kebutuhan klub peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu contohnya terlihat dari penentuan laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung. Duel panas tersebut dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua Super League 2026/2027, tepatnya 12 September 2026, dengan Jakarta sebagai lokasi pertandingan.

Baca Juga

"Semua penjadwalan yang kami lakukan per hari ini menggunakan sistem Premier League, J-League atau kompetisi di luar negeri yang besar," ujar Ferry Paulus di Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026,

Menurut Ferry, sistem tersebut memungkinkan permintaan klub ikut diperhitungkan dalam penyusunan jadwal. Klub dapat menyampaikan kebutuhan tertentu, termasuk pertandingan kandang yang bertepatan dengan momentum khusus maupun laga yang memiliki potensi pemasukan besar.

Baca Juga

"Sehingga semua keinginan dari klub sudah dapat feedback-nya. Jadi kami sudah perkenalkan ke klub bahwa misalnya klub minta pertandingan home di ulang tahun mereka dapat terakomodasi," kata Ferry.

"Kemudian dengan pertandingan home dengan potensi pendapatan besar juga mereka beri masukan," sambungnya.

Penerapan sistem yang mengacu pada Premier League dan J.League membuat penyusunan jadwal Super League tidak lagi sekadar menentukan siapa melawan siapa setiap pekannya.

I.League berusaha memperhitungkan kepentingan klub, termasuk aspek komersial dan momentum pertandingan. Dengan demikian, klub memiliki ruang untuk memberikan masukan sebelum jadwal kompetisi ditetapkan.

Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya I.League membuat pengelolaan Super League lebih profesional dan mendekati standar kompetisi sepak bola papan atas dunia.

Namun, fleksibilitas dalam penjadwalan tetap harus berjalan beriringan dengan faktor keamanan.

Ferry menegaskan tidak semua pertandingan bisa digelar dengan kebebasan yang sama, terutama laga yang melibatkan klub-klub dengan rivalitas tinggi.

Persija vs Persib Masih Jadi Perhatian

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu laga yang mendapatkan perhatian khusus adalah duel Persija Jakarta melawan Persib Bandung.

Pertandingan yang dijadwalkan pada 12 September 2026 tersebut masuk kategori laga dengan rivalitas tinggi. Karena itu, persoalan kehadiran suporter tandang masih menjadi perhatian.

Halaman Selanjutnya

Ferry menyebut keputusan mengenai izin kehadiran suporter away tetap berada di tangan pihak kepolisian dan pemangku kepentingan terkait.