Sulawesi Tengah perkuat pembangunan infrastruktur pelabuhan perikanan

Jumat, 11 September 2026 12:16 WIB

Image Print

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) DKP Provinsi Sulteng Mohammad Syafar (kedua kanan) memaparkan hasil program capaian program Berani Makmur di Sulawesi Tengah. ANTARA/Nur Amalia Amir

Palu (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat pembangunan infrastruktur pelabuhan perikanan di Kabupaten Banggai Laut dan Morowali untuk meningkatkan produktivitas nelayan.

“Untuk mendukung program Berani Tangkap Banyak, kami melakukan perbaikan pelabuhan perikanan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) DKP Provinsi Sulteng Mohammad Syafar di Palu, Jumat.

Ia menjelaskan penguatan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari program Berani Tangkap Banyak yang menjadi bagian dari Berani Makmur yang diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas serta kesejahteraan nelayan.

Ia mengatakan terdapat dua pelabuhan perikanan yang menjadi sasaran kegiatan pada program ini, yakni Pelabuhan Perikanan Matoto di Kabupaten Banggai Laut dan Pelabuhan Perikanan Lafeu di Kabupaten Morowali.

Pelabuhan Perikanan Matoto mendapat alokasi anggaran sebesar Rp1,62 miliar dan telah beroperasi, sedangkan Pelabuhan Perikanan Lafeu mendapat anggaran sebesar Rp6 miliar.

“Pelabuhan Perikanan Lafeu saat ini baru kami mampu bangunkan gedung perkantorannya, belum ada sarana pelabuhannya, sarana jetty dan lain-lain,” ujar Syafar.

Ia mengatakan penguatan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produksi perikanan tangkap yang turut mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Berdasarkan capaian DKP Sulteng, produksi perikanan tangkap pada 2025 tercatat sebanyak 328.393,08 ton, meningkat sekitar 20,8 persen dibandingkan produksi pada 2024 yang mencapai 271.865,95 ton.

Produksi perikanan tangkap tertinggi pada 2025, yakni Kabupaten Donggala sebanyak 80.180,70 ton, disusul Kabupaten Morowali 40.225,30 ton, Banggai Laut 37.438,88 ton, Parigi Moutong 31.534,10 ton, dan Banggai 29.240,50 ton.

Menurut dia, selain pembangunan infrastruktur pelabuhan, dukungan program Berani Tangkap Banyak juga diwujudkan melalui pemberian bantuan sarana produksi kepada kelompok nelayan untuk mendorong peningkatan hasil tangkapan.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026