Pontianak (ANTARA) - Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sujiwo mengusulkan pembangunan "flyover" atau jalan layang sebagai alternatif duplikasi Jembatan Kapuas II guna mengurai kemacetan dan memperlancar arus kendaraan dari arah Sungai Ambawang menuju Pontianak.
"Berkaitan dengan duplikasi Jembatan Kapuas II, kita patut memberikan apresiasi. Tetapi, alangkah baiknya juga dilakukan pengkajian ulang. Kalau pemikiran saya, yang lebih tepat itu justru dibangun flyover," kata Sujiwo di Sungai Raya, Sabtu.
Menurut dia, pembangunan jalan layang dinilai lebih efektif untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama karena akses keluar jembatan berpotensi langsung berhadapan dengan persimpangan dan lampu lalu lintas.
Ia mencontohkan, kendaraan yang turun dari Jembatan Kapuas II harus menghadapi lampu merah sehingga arus kendaraan dapat tertahan dan antrean semakin panjang, meskipun jembatan telah ditambah kapasitasnya melalui pembangunan duplikasi.
“Begitu turun dari Jembatan Kapuas II, langsung lampu merah persoalannya. Begitu lampu hijau, misalnya, lepasnya 20 mobil. Begitu lampu merah, nanti 20 mobil lepas, ternyata 25 mobil, akhirnya surplus lima mobil,” tuturnya.
Sujiwo mengatakan penumpukan kendaraan yang terus berulang pada setiap siklus lampu lalu lintas berpotensi membuat antrean semakin mengular, terutama pada jam-jam sibuk.
Ia mengusulkan agar pembangunan flyover dikaji dengan kemungkinan jalur layang dimulai dari kawasan Adisucipto, misalnya dari sekitar SMA Negeri 1, kemudian diarahkan hingga kawasan Jalan Sudarso.
Dengan skema tersebut, menurut dia, kendaraan dari arah Sungai Ambawang dapat melintas tanpa harus terhambat persimpangan di jalur bawah.
“Dengan pola flyover, saya yakin itu yang paling ampuh. Tapi sekali lagi, kalau memang itu konsepnya dari Kementerian PU, kita akan mendukung. Saran saya perlu dikaji ulang, karena flyover menurut saya lebih hemat dan lebih efektif,” katanya.
Sujiwo menegaskan usulan tersebut merupakan pandangannya sebagai alternatif untuk dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan infrastruktur, dengan harapan solusi yang dipilih benar-benar mampu mengatasi persoalan kemacetan di kawasan Jembatan Kapuas II.
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.