Rabu, 22 Juli 2026, 20:17 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mempersilakan pegawai yang merasa tidak siap mengikuti reformasi di lingkungan BGN untuk mengajukan perpindahan ke instansi lain. Langkah itu diambil agar pembenahan organisasi berjalan lebih cepat demi memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono usai memimpin rapat perdana bersama jajaran BGN di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026). Menurutnya, percepatan reformasi hanya dapat dilakukan apabila seluruh pegawai memiliki komitmen yang sama terhadap perubahan.

"Kalau merasa berat ya saya minta mungkin beberapa orang di posisi boleh mengajukan surat misalnya dia mau kembali ke instansi lain, atau dia mau pindah atau apa, saya persilakan," ujar Sudaryono.

Ia menegaskan kebijakan tersebut bukan bentuk tekanan kepada aparatur BGN. Namun, organisasi membutuhkan sumber daya manusia yang siap bergerak cepat untuk memperbaiki tata kelola lembaga.

"Karena kita ingin bergerak cepat, efektif, efisien," katanya.

Sudaryono menjelaskan pembenahan yang dilakukan tidak hanya menyasar struktur organisasi, tetapi juga sistem kerja di lingkungan BGN. Ia ingin seluruh proses berjalan transparan dan tidak lagi bergantung pada individu tertentu.

Menurutnya, budaya kerja yang mengandalkan kedekatan personal harus diakhiri. Seluruh pengambilan keputusan nantinya akan mengacu pada mekanisme dan sistem yang jelas.

"Yang tadinya gelap harus jadi terang, yang tadinya mungkin nggak transparan harus transparan. Yang tadinya mungkin manual, tergantung sama person-person, tidak boleh lagi tergantung sama person-person, harus by system, trust in system," tegasnya.

Sudaryono menilai sistem yang transparan akan membuat pelaksanaan MBG lebih akuntabel sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan. Dengan begitu, pengawasan terhadap seluruh proses program dapat dilakukan secara lebih efektif.

Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono: Kalau Ada yang Perlakuan Khusus, Minta Duit, Lapor Saja ke Polisi, Siapapun Saya Enggak Peduli

Reformasi tersebut juga dilakukan di tengah proses hukum yang sedang berjalan terhadap dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pihak di lingkungan BGN. Meski demikian, Sudaryono memastikan proses pembenahan organisasi tidak boleh terhambat.

Ia meminta pegawai yang tidak terlibat persoalan hukum tetap menjalankan tugas secara profesional. Sementara itu, pihak-pihak yang sedang menjalani proses hukum diminta mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sudaryono menegaskan BGN tetap harus fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, reformasi tata kelola menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan program prioritas pemerintah tersebut berjalan lebih baik ke depan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama