Simeulue (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut, kini memiliki sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS)

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue Heri Herwanto di Simeulue, Rabu, mengatakan SLHS diberikan setelah melalui proses pemeriksaan dan penilaian terhadap dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

"Kini, SPPG Desa Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue, memiliki sertifikat higiene. Sertifikat itu wajib dimiliki setiap SPPG yang melayani program MBG," katanya.

Heri Herwanto menyebutkan pemeriksaan dan penilaian untuk mendapatkan SLHS meliputi kebersihan lingkungan dapur, fasilitas sanitasi, pengelolaan bahan makanan, proses pengolahan hingga penyajian makanan.

Baca: Sekolah pulau terluar di Simeulue belum terima program MBG

"Setelah melalui proses pemeriksaan dan penilaian secara ketat barulah kita terbitkan sertifikat SLHS. Dengan adanya sertifikat ini, SPPG tersebut dinilai sudah memenuhi syarat," katanya.

Heri menyebutkan SLHS berlaku selama lima tahun. Terhadap SPPG yang sudah memiliki SLHS juga dilakukan pemeriksaan berkala oleh dari instansi kesehatan seperti puskesmas.

Menurut dia, aspek keamanan pangan menjadi hal penting dalam pelaksanaan program MBG, mengingat makanan yang diproduksi dikonsumsi anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya. 

Oleh karena itu, ia berharap dengan adanya SLHS tersebut dapat mendorong bagi pengelola dapur MBG di Pulau Simeulue menjaga kebersihan dan keamanan makanan yang disajikan.

"SLHS diharapkan dapat mendorong pengelola dapur MBG untuk terus mempertahankan standar kebersihan dan keamanan pangan dalam setiap proses produksi makanan," kata Heri Herwanto.

Baca: Empat SPPG di Pulau Simeulue kembali beroperasi

Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.