Jakarta -

Chef Patrick Ramon dari Akasta Jakarta berkolaborasi dengan chef Arif Wicaksono dari Resinda Hotel Karawang. Mereka menyajikan menu spesial berupa sop janda, seafood kalio, hingga bebek bumbu Bali.

Kolaborasi antarchef sering kali terjadi untuk menghadirkan pengalaman makan spesial. Seperti halnya yang dihadirkan oleh Resinda Hotel Karawang.

Pada Sabtu malam (5/9) berlangsung acara makan malam bertajuk Harmoni Rasa Nusantara. Dua chef terlibat untuk momen spesial ini, chef Arif Wicaksono selaku Executive Chef Resinda Hotel Karawang dan Patrick Ramon, Chef Owner Akasta Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbincang dengan tim detikFood (5/9), keduanya mengaku bersemangat menyajikan menu kolaborasi sekaligus interpretasi masing-masing kepada para tamu. Harganya Rp600.000 per orang untuk 5-course menu.

"Kita akan membawakan beberapa makanan dari Nusantara. Contoh, chef Patrick kan dari Manado (jadi ada makanan Manado)," kata keduanya. Lalu ada sop janda, makanan yang populer di Karawang.

Menariknya, mereka berkolaborasi untuk menu spesial, Bebek Goreng Bumbu Bali. Bukan tanpa alasan menu ini dipilih.

"Kita dulu sama-sama pernah kerja di Bali, tapi belum kenal satu sama lain. Jadi kenapa nggak kita (nostalgia) bikin hidangan yang bumbu Bali. Kita pakai bebek aja, lebih simpel," ujar chef Patrick dan chef Arif.

Panada chef Patrick dan sop janda chef Arif untuk pembuka

Harmoni Rasa NusantaraMenu Panada buatan chef Patrick sebagai pembuka. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Makan malam diawali dengan suguhan mocktail Selaras Rasa. Paduan jeruk purut, kecombrang, kalamansi, dan serai membuat minuman ini wangi dan punya rasa asam, manis, dan segar yang khas. Sensasinya pas untuk menyegarkan mulut sebelum dimanjakan deretan hidangan gurih.

Panada Cakalang buatan chef Patrick kemudian mengawali set menu. Ia mengatakan menu ini adalah salah satu jagoan di Akasta. Sekaligus mengungkap latar belakangnya sebagai orang Manado, Sulawesi Utara.

Panada berbentuk bulat dengan topping krim kemangi dan telur ikan (tobiko) hitam. Chef Patrick juga memberi isian spicy mayo pada panada.

Ketika digigit, kami langsung merasakan paduan roti renyah dengan suwiran ikan cakalang yang padat sebagai isian panada, disusul rasa pedas yang lumayan kuat.

Harmoni Rasa NusantaraSop Janda interpretasi chef Arif yang menggugah selera. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Chef Arif membuat kami terkesan dengan suguhan Sop Janda versi naik kelas. Bagian iga atau tulang sapinya diganti brisket. Lembaran daging sapi ini terasa lembut dan lumer di mulut karena diolah dengan teknik 'sous vide' selama 24 jam.

Baru kemudian dipadukan kaldu sumsum tulang, acar (pickles) dari lobak, dan kentang mustafa yang gurih renyah. Paduan semua elemen ini menghadirkan rasa asam, gurih, dan segar yang pas di lidah.

Seafood kalio dan bebek goreng bumbu Bali yang spesial

Harmoni Rasa NusantaraUdang king prawn hingga scallop berpadu dengan kuah kalio. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Harmoni Rasa Nusantara berlanjut dengan Seafood Kalio buatan chef Patrick, yang terinspirasi hidangan dari Batusangkar, Sumatra Barat.

Tampilannya cantik dengan king prawn disajikan utuh, ditemani scallop, gurita, dan salmon. Di bawahnya menggenang kuah kalio berwarna oranye dengan tekstur pekat dan kental.

Rasa rempahnya yang gurih manis, berpadu pas dengan semua tekstur seafood yang dimasak hingga teksturnya masih kenyal dan rasa manis alaminya masih ada.

Chef Patrick dan chef Arif lanjut membuat tamu terkesan dengan hidangan kolaborasi mereka, Bebek Goreng Bumbu Bali. "Kita pakai bebek Peking, yang kita slow-cooked, asapin. Jadi lebih modern. Tapi bumbunya basa genep," kata chef Patrick.

Harmoni Rasa NusantaraChef Patrick dan chef Arif berkolaborasi membuat menu bebek Bali spesial. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Proses masak bebek Peking ini juga istimewa karena digantung 5 hari. Hasilnya, kulit bebek begitu garing, tapi bagian daging dadanya tetap juicy dan lembut.

Hidangan ini kemudian disandingkan bumbu hitam Madura yang rasanya gurih nikmat, tapi tidak begitu berminyak. Diberi paduan abon sapi, sambal matah, dan acar mentimun Jepang (kyuri) yang memberi aksen segar.

Harmoni Rasa Nusantara ditutup dengan Durian Sus Keju Medan buatan chef Patrick. Ia terinspirasi lezatnya durian yang jadi favorit di Medan, Sumatra Utara.

Chef Patrick menjelaskan, "Di Medan itu ada es durian, terinspirasi dari situ. Tapi kita bikin durian pakai cream cheese mousse. Di dalamnya ada markisa, nangka, dan saus kolak."

Harmoni Rasa NusantaraDessert Durian Sus Keju Medan buatan chef Patrick. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Menariknya, chef Patrick juga mengisi durian dengan ketan yang legit dan lembut. Paduan rasa manis, tekstur creamy, dan wangi buah nangka serta durian, membuat dessert ini jadi istimewa.

Seluruh rangkaian menu Harmoni Rasa Nusantara sukses membuat para tamu suka. Mereka juga antusias berbincang dengan chef yang menyambangi masing-masing meja.

Kolaborasi ini rupanya ada kemungkinan berlanjut volume 2. "Puji Tuhan, terima kasih pada teman-teman juga sudah datang di acara kita," tutup chef Patrick dan chef Arif.

Halaman 2 dari 2

(adr/adr)