Jambi (ANTARA) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Pertamina EP Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga objek vital nasional di Provinsi Jambi.

"Menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan operasi hulu migas sebagai objek vital nasional di Jambi merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional," kata Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Bambang Dwi Djanuarto dalam keterangan resmi yang diterima di Jambi, Sabtu.

Ia mengatakan kegiatan hulu migas di Jambi memiliki peran penting dalam menghasilkan minyak dan gas bumi untuk mendukung aktivitas masyarakat, industri, dan perekonomian nasional.

Oleh karena itu, keberlangsungan operasinya menjadi kepentingan bersama yang perlu dijaga.

Bambang menyampaikan kegiatan operasi Pertamina EP Jambi merupakan bagian dari upaya nasional menjaga ketersediaan energi. 

Fasilitas migas yang berstatus sebagai objek vital nasional perlu dijaga keamanan dan keselamatannya agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut dia, operasi migas di Jambi bukan semata-mata untuk kepentingan perusahaan, melainkan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan negara.

"Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan operasional migas, sehingga kontribusinya bagi ketahanan energi nasional dapat terus terpelihara," ujar Bambang.

Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi berkembangnya aspirasi masyarakat terkait dengan persoalan tumpang-tindih data aset Barang Milik Negara (BMN) dan sertifikat tanah masyarakat di Kota Jambi.

SKK Migas memahami persoalan pertanahan merupakan hal penting bagi masyarakat karena berkaitan dengan kepastian hukum dan hak atas tanah. 

Oleh sebab itu, penanganannya diharapkan terus dilakukan melalui dialog, koordinasi, serta proses inventarisasi dan verifikasi oleh instansi pemerintah yang berwenang.

"Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Pada saat yang sama, kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan fasilitas migas dan kelancaran akses operasional," tambahnya.

Sementara itu, General Manager Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 Muhammad Luthfi Ferdiansyah menyampaikan Pertamina EP Jambi terus berkomitmen menjalankan kegiatan operasional secara aman, bertanggung jawab, serta memperhatikan hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah kerja.

"Kami memahami harapan masyarakat untuk memperoleh kejelasan dan kepastian hukum terkait persoalan pertanahan. Pertamina EP Jambi menghormati proses yang dilaksanakan oleh instansi berwenang dan mendukung upaya penyelesaian yang objektif, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Muhammad Luthfi menekankan dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan operasi migas memiliki arti penting. 

Selain menjaga kesinambungan produksi energi, hal itu juga berkaitan dengan keselamatan pekerja, masyarakat sekitar, dan lingkungan.

SKK Migas dan Pertamina EP Jambi berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.

"Persoalan pertanahan dapat ditangani secara konstruktif, sementara fasilitas dan kegiatan hulu migas sebagai bagian dari kepentingan strategis nasional tetap terjaga," harapnya.

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.