REPUBLIKA.CO.ID, GAZA UTARA - Pangan layak masih menjadi kebutuhan yang sulit dijangkau para penyintas krisis kemanusiaan di Gaza, khususnya bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. Menjawab kebutuhan tersebut, Sinergi Amil Zakat – Sinergi Foundation menyalurkan 100 paket food basket di Gaza Utara sebagai bagian dari program Wujudkan Anak Ceria.

Bantuan disalurkan 16 Juli 2026 kepada anak-anak yatim, piatu, penyandang disabilitas, serta anak-anak korban luka akibat konflik. Melalui kerja sama dengan mitra lokal, bantuan menjangkau penyintas di pusat pengungsian Al-Quds, Gaza Utara.

Para penyintas di pusat pengungsian tersebut terpaksa hidup dalam kemiskinan dan keterbatasan pangan setiap hari. Sebagian penyintas menjadi difabel setelah kehilangan anggota tubuh akibat serangan. Mereka bertahan hidup dengan menggantungkan harapan pada bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam paket bantuan pangan yang mereka terima, terdapat berbagai bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, pasta tomat, jagung kaleng, biskuit, tuna kaleng, cokelat, makaroni, kacang fava, keju feta, tahini, nanas kaleng, dan teh. Paket tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus gizi para pengungsi khusunya anak-anak.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh salah seorang penerima manfaat di Gaza Utara. "Syukran Muassasah Sinergi Foundation. Syukran minal qalbi lisya'bi Indonesia.

(Terima kasih kepada Sinergi Foundation. Terima kasih dari lubuk hati kami untuk masyarakat Indonesia)," demikian ungkapan terima kasih dari warga Gaza Utara.

Direktur Sinergi Amil Zakat, Waeli Mohdan menegaskan anak-anak menjadi kelompok yang paling merasakan dampak berkepanjangan krisis kemanusiaan di Gaza. Maka dari itu, bantuan pangan menjadi salah satu bentuk dukungan mendesak agar mereka tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh dengan lebih baik.

"Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan kehidupan yang layak, termasuk akses terhadap pangan yang cukup. Melalui amanah para donatur, kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Gaza merasakan bahwa mereka tidak berjuang sendirian," ujarnya.

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari gerakan Wujudkan Anak Ceria. Gerakan ini menghadirkan dukungan bagi anak yatim, piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas di Indonesia dan Palestina. Selain bantuan pangan, program ini juga mencakup dukungan pendidikan, perlengkapan sekolah, serta pendampingan sosial agar anak-anak tetap memiliki harapan untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kolaborasi bersama masyarakat Indonesia, Sinergi Amil Zakat berharap semakin banyak anak dapat bertahan dan tumbuh di tengah kondisi sulit. Sebab bagaimana pun kondisinya, setiap anak berhak untuk tumbuh optimal agar mampu menjadi generasi cerdas dan berdaya kelak.