Rabu, 26 Agustus 2026, 21:55 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat produksi dan distribusi semen untuk menjaga ketersediaan pasokan di Aceh setelah permintaan meningkat dan penyerapan stok di sejumlah titik distribusi mengalami percepatan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan perseroan memaksimalkan fasilitas produksi dan distribusi di Aceh serta mengandalkan sinergi antarperusahaan dalam SIG Group untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“SIG memaksimalkan kapasitas produksi PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe serta packing plantPT Semen Padang di Malahayati. Sebagai wujud sinergi dalam SIG Group, PT Semen Padang juga mengirimkan tambahan pasokan semen untuk mendukung ketersediaan stok di Aceh,” kata Vita, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/82026). 

Peningkatan permintaan terjadi di sejumlah wilayah Aceh dan berdampak pada percepatan penyerapan stok. Untuk merespons kondisi tersebut, SIG melakukan penyesuaian pasokan dengan mengoptimalkan jaringan operasional dan distribusi.

Perseroan juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik serta memantau ketersediaan stok dan aktivitas distribusi secara rutin. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk menjadi dasar pengambilan keputusan terkait distribusi pasokan.

Vita mengatakan SIG tidak menaikkan harga meskipun permintaan meningkat. Perseroan meminta jaringan distributor menjaga efektivitas dan efisiensi distribusi agar harga di tingkat konsumen tetap terkendali.

“Sebagai produsen semen, SIG tidak hanya berupaya menutup kekurangan pasokan karena lonjakan permintaan, tapi juga tidak menaikkan harga. Kami mengimbau jaringan distributor untuk mengelola distribusi dengan efektif dan efisien agar harga eceran di toko terkendali dan tetap terjangkau bagi masyarakat,” tegas Vita.

Distributor mitra SIG PT Wadah Suci mencatat peningkatan permintaan semen di Aceh pada Juli 2026. Kepala Operasional PT Wadah Suci Emy Rinaldi mengatakan kenaikan permintaan terjadi seiring pembangunan infrastruktur dan perbaikan rumah masyarakat pascabencana.

“Pertengahan sampai akhir Juli permintaan meningkat. Truk-truk sampai mengantri panjang di pabrik. Alhamdulillah sekarang sudah berangsur terkendali dan stabil. Pasokan lancar setiap hari datang. Tapi karena memang permintaan sedang naik, ketika barang datang langsung kami distribusikan,” kata Emy.

Menurut Emy, pihaknya memperoleh tambahan pasokan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan pasar. Pasokan tambahan tidak hanya berasal dari fasilitas SIG di Aceh, tetapi juga dari Pabrik Indarung PT Semen Padang.

“Terima kasih banyak SIG Group yang telah berupaya maksimal untuk memulihkan pasokan semen di Aceh. Alhamdulillah sekarang kondisi sudah berangsur terkendali dan semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujar Emy.

Baca Juga: SIG Pamerkan Bata Interlock Presisi untuk Percepat Pembangunan Hunian di Danantara Housing Expo 2026

Baca Juga: SIG Tekan Emisi, Kurangi Batu Bara 467 Ribu Ton, Diganjar ESG Award 2026

Baca Juga: SIG Percepat Distribusi Semen di Tengah Lonjakan Permintaan Aceh

General Manager PT Andesmont Sakti Muhammad Agam Maulana mengatakan peningkatan permintaan semen di Aceh telah terasa sejak awal 2026 dan mencapai puncaknya pada Juli.

“Dulu memang sempat ada sedikit kendala pasokan, tapi alhamdulillah sekarang sudah normal kembali, tiap hari ada kiriman. Dari pihak pabrik juga sudah mengelola dengan baik sehingga lebih teratur,” kata Agam.

Agam menilai penataan distribusi yang dilakukan PT Solusi Bangun Andalas turut membuat pasokan kembali lancar.

“Saya lihat pabrik sudah sangat maksimal. Saya sangat berterima kasih. Ke depannya saya berharap pihak perusahaan dapat menjaga stabilitas pasokan agar harga juga dapat stabil,” ujar Agam.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri