Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:05 WIB

VIVA – Banyak orang mengandalkan kopi untuk mengusir kantuk dan meningkatkan fokus saat bekerja atau belajar. Kandungan kafein di dalamnya memang dikenal mampu merangsang sistem saraf sehingga tubuh terasa lebih segar. 

Baca Juga

Tidak heran jika secangkir kopi menjadi bagian dari rutinitas harian jutaan orang di seluruh dunia. Namun, tidak sedikit pula yang mengalami hal sebaliknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih merasa lebih bertenaga, sebagian orang justru mengaku mengantuk setelah minum kopi. Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan karena bertolak belakang dengan manfaat kopi yang selama ini dikenal. 

Baca Juga

Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Berikut beberapa alasan ilmiahnya, sebagaimana dilansir dari VeryWell Health, Kamis, 6 Agustus 2026.

1. Efek kafein mulai memudar

Baca Juga

Kafein bekerja dengan cara memblokir adenosin, yaitu zat kimia di otak yang berperan memunculkan rasa kantuk. Saat Anda minum kopi, adenosin tidak dapat menempel pada reseptornya sehingga tubuh terasa lebih waspada. Namun, efek tersebut hanya bersifat sementara.

Ketika tubuh mulai memetabolisme kafein, adenosin kembali dapat bekerja seperti semula. Jika adenosin telah menumpuk selama beberapa waktu, rasa kantuk yang muncul bisa terasa lebih kuat dibanding sebelumnya. Inilah yang sering disebut sebagai efek setelah kafein mereda.

2. Tubuh sudah terbiasa dengan kopi

Jika Anda minum kopi setiap hari, tubuh dapat mengembangkan toleransi terhadap kafein. Semakin sering mengonsumsi kopi, semakin berkurang pula efek stimulannya. 

Akibatnya, secangkir kopi yang dulu mampu membuat Anda tetap segar kini mungkin tidak lagi memberikan efek yang sama. Dalam kondisi ini, rasa kantuk yang sebenarnya sudah ada tidak lagi tertutupi oleh efek kafein sehingga Anda tetap merasa mengantuk setelah minum kopi.

3. Anda sebenarnya kurang tidur

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kopi bukanlah pengganti tidur. Meski mampu membantu meningkatkan kewaspadaan untuk sementara waktu, kafein tidak dapat menggantikan fungsi tidur dalam memulihkan tubuh dan otak.

Jika Anda kurang tidur selama beberapa hari atau memiliki kualitas tidur yang buruk, secangkir kopi mungkin hanya menunda rasa kantuk dalam waktu singkat. Setelah efeknya mulai berkurang, tubuh akan kembali menunjukkan sinyal bahwa Anda membutuhkan istirahat.

Halaman Selanjutnya

Karena itu, jika rasa kantuk terus muncul meski sudah minum kopi, bisa jadi penyebab utamanya adalah kurang tidur, bukan kurang kafein.