Kathmandu, Nepal (ANTARA) -
Sepuluh pendaki dilaporkan hilang setelah longsoran salju menerjang Broad Peak, salah satu gunung tertinggi di dunia, yang berada di Pegunungan Karakoram, Pakistan.
Kelompok pendaki itu dipimpin oleh Nirmal "Nims" Purja, seorang pendaki ternama kelahiran Nepal yang juga mantan anggota militer.
Dalam unggahan di Instagram pada Kamis malam (30/7) waktu setempat, organisasi olahraga non-pemerintah Alpine Club of Pakistan menyatakan ekspedisi internasional tersebut terdiri atas seorang warga Amerika Serikat, seorang warga China, seorang warga Oman, dan lima pendaki asal Nepal.
"Alpine Club of Pakistan menerima laporan yang sangat mengkhawatirkan mengenai longsoran salju yang menerjang tim pendaki di Broad Peak, Pegunungan Karakoram, sekitar tengah hari ini," tulis organisasi itu.
Baca juga: Sekitar 1.000 turis terjebak badai salju di lereng Gunung Everest
Presiden Alpine Club of Pakistan, Irfan Arshad, bersama jajaran pimpinan senior terus menjalin komunikasi dengan otoritas pemerintah setempat dan instansi terkait guna memfasilitasi operasi pencarian dan penyelamatan secepat mungkin.
"Segala upaya sedang dilakukan untuk memastikan dukungan helikopter dan sumber daya penyelamatan yang tersedia dapat dikerahkan sesegera mungkin, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan operasional," lanjut pernyataan itu.
Purja berada di Pakistan untuk melanjutkan Hat-Trick Project, program untuk menaklukkan 14 gunung dengan ketinggian di atas 8.000 meter serta Seven Summits sebanyak tiga kali, sesaat sebelum longsoran salju terjadi.
Pada awal Juli, Purja mendaki Gunung Gasherbrum II di Pakistan tanpa menggunakan oksigen tambahan, sekaligus mencatat pendakian ke-57 di gunung setinggi 8.035 meter tersebut.
Purja lahir di Dana, sebuah desa kecil di Myagdi District, Nepal bagian barat. Dia pernah bertugas selama enam tahun sebagai prajurit Gurkha dan 10 tahun di Pasukan Khusus Inggris.
Pada tahun 2019, Purja mencatat rekor dunia karena menaklukkan 14 gunung tertinggi di dunia hanya dalam waktu enam bulan enam hari.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Pendaki Nepal cetak rekor dunia mendaki 14 puncak tertinggi
Baca juga: Tujuh pendaki gunung tewas, empat hilang akibat longsor di Nepal
Penerjemah: Primayanti
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.